Breaking News:

Ujian Nasional Berbasis Komputer

Cegah Aksi Corat Coret Usai UNBK, Pemkot Jakpus Kordinasi dengan Aparat Kepolisian

Sudin Pendidikan Jakarta Pusat bekerja sama dengan kepolisian untuk mencegah aksi corat coret yang dilakukan pelajar SMA usai UNBK.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Nur Ichsan
Sejumlah siswa mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 84 Kalideres, Jakarta Barat, Senin (1/4). 

Sudin Pendidikan Jakarta Pusat bekerja sama dengan kepolisian untuk mencegah aksi corat coret yang dilakukan pelajar SMA usai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Senin (8/4/2019).

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat akan berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat untuk mengantisi aksi corat coret siswa SMA.

Aksi coret coret itu bisa saja dilakukan para siswa SMA setelah selesai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),

Hal itu untuk menghindari adanya tindakan yang menganggu ketertiban umum atau corat coret setelah UNBK yang dilakukan para pelajar SMA, Senin (8/4/2019) mendatang.

"Kami sudah berkoordinasi untuk mengantisipasi hal itu dengan kepolisian, Satpol PP dan Dishub itu sudah ada (komunikasi). Mereka akan tindak bila melanggar ketertiban umum," kata Kasudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat Slamet, Sabtu (6/4/2019).

Pihaknya mengaku telah melakukan himbauan kepada orangtua murid dan para siswa untuk mengantisipasi anaknya melakukam aksi corat-coret usai UNBK berlangsung.

"Kami sudah imbau orangtua, kalau baju seragam sudah tidak terpakai lagi ya dikumpulkan saja lalu sumbangkan," ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah di wilayahnya untuk mengawasi anak didiknya pascapenyelenggaraan UNBK.

"Saya sudah woro-wowo dengan para kepala sekolah, nanti malam Senin saya ingatkan lagi (untuk mengawasi siswa-siswi)," kata Slamet

Ia meminta kepada seluruh siswa SMA untuk tidak merayakan berakhirnya masa ujian secara berlebihan, khususnya di jalan dan tempat-tempat umum lainnya.

"Dari tahun ke tahun kasus seperti ini memang mulai tidak ada, beda dengan dulu. Gaya-gaya anak muda memang kadang enggak terkontrol," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved