Pilpres 2019

Andi Arief Kaitkan Pemenang Pilpres 2019 dengan Gerhana Bulan dan Matahari, Apa Maksudnya?

POLITIKUS Partai Demokrat Andi Arief mengaitkan Pilpres 2019 dengan gerhana matahari dan bulan.

Andi Arief Kaitkan Pemenang Pilpres 2019 dengan Gerhana Bulan dan Matahari, Apa Maksudnya?
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wasekjen DPP Partai Demokrat kembali mendatangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta guna melakukan konsultasi atas kasus yang menjeratnya, Selasa (12/3). 

POLITIKUS Partai Demokrat Andi Arief mengaitkan Pilpres 2019 dengan gerhana matahari dan bulan.

"Ada yang kirim DM, bahwa Jika tidak ada Gerhana bulan atau matahari sampai 17 April maka 02 akan menang. Demikian juga sebaliknya," tulisnya di akun Twitter @AndiArief__, Sabtu (6/4/2019).

"Apa makna gerhana?" sambungnya.

Entah apa maksud cuitan mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini.

Penelusuran Wartakotalive.com, fenomena langit sepanjang 2019 ini sudah dan akan diwarnai lima peristiwa gerhana matahari dan bulan.

Tepatnya, tiga gerhana matahari dan dua gerhana bulan. Tidak semua peristiwa astronomi itu bisa disaksikan di wilayah Indonesia.

Prabowo: Kita Harus Menang dengan Selisih di Atas 25 Persen, Kubu 01: Halusinasi

Gerhana 2019 dimulai oleh gerhana matahari sebagian pada minggu pertama awal tahun, tepatnya pada 6 Januari lalu.

Saat itu pengamat di wilayah Asia Timur dan Pasifik Utara bisa mengamati gerhana matahari pertama tahun ini.

Selama gerhana matahari sebagian itu, wilayah yang dilintasi gerhana hanya mengalami peredupan atau berkurangnya cahaya matahari.

Prabowo Subianto: Negara Kita dalam Keadaan Tidak Sehat dalam Semua Ukuran

Lokasinya secara umum di sebagian wilayah Cina, Rusia, Taiwan, Korea Utara dan Selatan, dan Alaska. Sebagian terbesar bisa diamati di wilayah Rusia.

Halaman
1234
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved