Sabtu, 11 April 2026

Terminal Megah dan Modern di Bandara Tjilik Riwut Resmi Beroperasi

Terminal baru ini memiliki luas 29.124 meter persegi dan mampu menampung hingga 2.200 orang per hari.

Penulis: Ichwan Chasani | Editor: Ichwan Chasani
Dok Humas Angkasa Pura II
Peresmian Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (28/3/2019). 

PALANGKARAYATerminal Baru Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya resmi beroperasi akhir bulan lalu, tepatnya 28 Maret 2019. 

Sejak beroperasi, terminal baru itu menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Palangkaraya. Desain terminal yang megah dan modern membuat Bandara Tjilik Riwut menjadi ikon baru bagi Kalteng. 

Terminal baru ini memiliki luas 29.124 meter persegi dan mampu menampung hingga 2.200 orang per hari. Kapasitasnya jauh lebih luas dibandingkan dengan terminal lama yang luasnya hanya 3.865 meter persegi berkapasitas 600 orang per hari. 

Dari sisi desain, jelas terlihat perbedaan di mana terminal baru bernuansa modern dengan dominan warna putih dan tetap mengedepankan kearifan lokal. 

Bandara Tjilik Riwut baru saja menjadi keluarga baru PT Angkasa Pura II (Persero) tepatnya sejak 19 Desember 2018 setelah sebelumnya dikelola Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan pengoperasian terminal baru itu merupakan komitmen Angkasa Pura II dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi penumpang pesawat di Bandara Tjilik Riwut.

Di samping itu, lanjut Muhammad Awaluddin, terminal baru tersebut akan menjadi modal utama bagi perseroan dalam meningkatkan konektivitas transportasi udara di Kalteng sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo. 

“Terminal baru akan menarik minat maskapai untuk membuka rute-rute baru dan kami akan memanfaatkan momentum tersebut agar lebih banyak lagi penerbangan dibuka di Palangkaraya,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Jumat (5/4/2019).

Pada tahun lalu, jumlah penumpang bandara tersebut sekitar 1 juta penumpang dan nantinya diperkirakan akan mencapai 8 juta penumpang seiring dengan pengembangan yang dilakukan.

“Melalui pengalaman AP II dalam mengembangkan dan mengoperasikan bandara, kami yakin jumlah penumpang di Bandara Tjilik Riwut akan semakin meningkat secara maksimal setiap tahunnya,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Untuk pengembangan Bandara Tjilik Riwut, AP II juga menyiapkan investasi mencapai Rp 480 miliar di antaranya untuk pengembangan terminal, serta runway dari saat ini panjang 2.600 meter menjadi 3.000 meter.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved