Pohon Tumbang

Pohon Rawan Tumbang Terbanyak ada di Jakarta Pusat dan Selatan, Dinas Kehutanan Lakukan Ini

Setelah dilakukan pendataan, ada sekitar 150 pohon yang rawan tumbang di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan

Pohon Rawan Tumbang Terbanyak ada di Jakarta Pusat dan Selatan, Dinas Kehutanan Lakukan Ini
Warta Kota/Feryanto Hadi
Para petugas dari Suku Dinas Kehutanan bersama PPSU melakukan penanganan dengan memotong pohon tumbang di Jalan Duren Tiga Selatan, Rabu (12/12). 

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan rawan pohon tumbang.

Setelah dilakukan pendataan, ada sekitar 150 pohon yang rawan tumbang di dua kawasan ini.

Dia tak merici lokasi tepatnya pohon yang rawan ini, namun diakuinya sebagian pohon itu terdapat di Taman Lapangan Banteng dan kawasan Menteng Jakarta pusat.

Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang Mengakibatkan Evakuasi Korban Tidak Mudah untuk Dilakukan

Sejumlah pohon rawan tersebut cukup tua sehingga batang-batangnya sudah keropos.

"Ada 150 pohon. Jakarta pusat dan Jakarta selatan (itu rawan). Jakarta pusat di Lapangan Banteng dan Menteng," ujar Suzi di Bal Kota DKI Jakarta Kamis (4/4/2019).

Suzi menuturan kedepannya Dinas Kehutanan bakal melakukan peremajaan pada pohon - pohon yang sudah tua dan rawan tumbang di semua kawasan Jakarta.

Profesi Nisa yang Meninggal Tertimpa Pohon di Ragunan adalah Perawat yang Baru Satu Minggu Diangkat

BREAKING NEWS: Satu Jambret di Jalan HR Rasuna Said Kuningan Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Saat ini pihaknya baru melakukan langkah awal berupa pembersihan benalu pada pohon yang disinyalir menjadi penyebab kroposnya batang pohon.

"Memang kedepan kita tuh meng-USG apakah batang itu keropos, atau sakit gitu ya. Nah itu kita akan lakukan peremajaan. Langkah awal kita sudah lakukan misalanya terhadap Benalu. Kalau bisa dilihat benalu -benalu di Medan Merdeka Selatan sudah mulai hilang," ucap Suzi.

Selain itu, Dinas Kehutanan DKI juga akan menentukan standarisasi ketinggian maksimal pohon, terutama di kawasan ramai.

"Kedepan juga mungkin akan kita lakukan standarisasi buat pohon. Jadi, di dalam kota pohon harus punya ketinggian yang maksimalnya berapa. Kita lagi susun SOPnya bahwa dalam kota itu ketinggian tanaman harus diatur. Jadi harus ditoping dengan ketinggian yang misalnya 20 meter lah," kata Suzi. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved