Model Kontemplasi Politik Lingkungan yang Ditawarkan PDIP Pantas Dicontoh

Politik Kontemplasi PDIP dibangun dengan tradisi menanam, politik cinta lingkungan, investasi masa depan.

Model Kontemplasi Politik Lingkungan yang Ditawarkan PDIP Pantas Dicontoh
Warta Kota/Istimewa
Megawati Soekarnoputri dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ketika meresmikan Kebun Raya Batu Raden, Jateng. 

Ia lantas mendorong kepada kadernya yang menjadi kepala daerah untuk membuatkan kebun raya.

Semangat itu ditanamkannya agar kehidupan berbangsa ini tidak melulu tentang pekerjaan dan politik.

Makin Sadar Bahwa Politik Itu Membumi

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang melihat secara langsung bagaimana seluruh kontemplasi politik Megawati Soekarnoputri melalui hobinya bercocok tanam.

Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa PDI Perjuangan semakin sadar bagaimana politik itu membumi, menyentuh hal yang elementer terkait dengan cabai, sayur-sayuran, dan komitmen melestarikan bumi.

"Di Partai kami, apa yang menjadi hobby Ibu Megawati terkait tanaman, bumbu-bumbuan, dan mencintai kuliner nusantara, kami jadikan sebagai kultur organisasi kepartaian."

"Sebab, bicara tentang tanaman, sumber makanan, daya cita rasa bumbu nusantara, juga berbicara tentang capaian kebudayaan Indonesia.

Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Megawati sangat prihatin karena perhatian anak-anak muda di bidang pertanian sangat kurang.

Padahal, sektor pertanian sangat menjanjikan penghidupan yang layak, selama dilakukan dengan totalitas dan penuh keahlian.

"Pemerintahan Pak Jokowi ke depan akan semakin memberikan perhatian yang begitu besar pada SDM dan kegiatan penelitian hulu ke hilir, dari penelitian benih unggul, kultur jaringan, hingga penanaman, proses produksi pasca panen, pengolahan produk dan pemasaran," katanya.

“Jadi, Politik Kontemplasi PDIP dibangun dengan tradisi menanam, politik cinta lingkungan, investasi masa depan."

"Kesemuanya membangun tradisi politik penyegaran diri melalui kontemplasi," ujarnya.

Batas Kebun Raya dan Taman Nasional Gunung Ciremai.
Batas Kebun Raya dan Taman Nasional Gunung Ciremai. (Warta Kota/Istimewa)
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved