Berita Video

VIDEO: Peredaran Sabu dan Ekstasi Miliaran Rupiah Digagalkan Polres Pelabuhan Tanjungpriok

Setibanya di tempat kosan pelaku, ditemukan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram, happy five 200 butir, ekstasi 162 butir, putau 5 gram dan ganja 11

Seorang pengedar narkoba berinisial LC (30) ditangkap anggota Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejumlah barang bukti diamankan mulai dari sabu, ekstasi, happy five, dan lain-lain yang nilainya mencapai miliaran Rupiah.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Edi Suprayitno mengatakan ada informasi peredaran gelap narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun setelah diselidiki, terjadi pergeseran tempat.

“Berkembang dari informasi tersebut kita bersama tim melakukan penyelidikan dan ada pergeseran transaksi yang awalnya di Jakarta Utara bergeser ke Jakarta Timur,” ucap Edi, Kamis (4/4).

VIDEO: Fitri Tropica Ogah Pusingkan Orang Julid di Media Sosial

Setelah melakukan penyelidikan selama satu minggu, didapati informasi pelaku berada di kawasan Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (1/4) sekira pukul 18.30 WIB. Tanpa menunggu waktu lama, pelaku pun langsung diringkus.

“Ketika diamankan yang bersangkutan sedang mengendarai roda dua. Setelah kita amankan, kita geledah, kedapatan padanya jenis narkotika ekstasi sabu dan happy five,” katanya.

VIDEO: Sarwendah Tan Ogah Bisnis Kosmetik Karena Bikin Pusing

Pelaku lalu diminta untuk memberitahukan tempat persembunyian.

Setibanya di tempat kosan pelaku, ditemukan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram, happy five 200 butir, ekstasi 162 butir, putau 5 gram dan ganja 11,95 gram.

Casio G-Shock Bahan Karbon Diluncurkan, Harga Ada yang Rp 16 Jutaan

“Total keseluruhan nominal sabu Rp 2,3 miliar ditambah lain-lainnya sekitar Rp 500 juta, total Rp 2,8 miliar. Jika barang ini tersebar di masyarakat, maka sekitar 15.608 jiwa bisa jadi korban,” sambungnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika. Pelaku diancam penjara lima tahun dan maksimal hukuman mati. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved