Berita Video

VIDEO: Bangunan Liar di Tambora Bikin Susah Kardus KPU Lewat, Akhirnya Digusur

Bangunan-bangunan yang berada di atas saluran air itu di fungsikan sebagai tempat usaha, gudang hingga kamar mandi oleh warga yang tinggal di sebrang

Jelang Pemilu 2019, Kecamatan Tambora melakukan penertiban bangunan liar dan penataan wilayah di Jalan Bandengan Utara III, Pekojaan, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (4/4/2019)

Penertiban dan penataan wilayah tersebut dilakukan karena di lokasi itu terdapat Gelanggang Olahraga Pekojaan yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan surat suara Kecamatan Tambora.

"Nanti ada hampir sekitar 756 TPS akan mengangkut logistik dari gor. Nah kalau aksesnya tidak kita tata karena banyak bangunan-bangunan yang menggaggu akses," kata Bambang Sutarna selaku Camat Tambora kepada Kompas.com di lokasi

VIDEO: Pengunjung Gandaria City Zumba Bareng Liza Natalia

Berdasarkan pantauan Kompas.com jalan yang berada persis di samping rel tersebut terdapat bangunan-bangunan semi permanen yang dibangun warga sekitar.

Bangunan-bangunan yang berada di atas saluran air itu di fungsikan sebagai tempat usaha, gudang hingga kamar mandi oleh warga yang tinggal di sebrang jalan.

VIDEO: Takut Bosan, Amanda Rawles Lepas Bayang-Bayang Jefri Nichol

Bambang mengatakan sebelum melakukan penertiban pihaknya sudah melakukan musyawarah dengan perwakilan-perwakilan warga yang mendirikan bangunan ilegal tersebut.

"Alhamdulillah warga melalui RT, RW, LMK dan sebagainya memberi respon baik, bahkan sebelum kita lakukan penataan mereka sudah membereskan secara individu, secara sukarela, kita hanya membereskan sisa-sisanya saja," kata Bambang

Selain menetibkan bangunan-bangunan liar tersebut sejumlah petugas juga terlihat memotong cabang-cabang pepohonann yang di perkirakan bisa menghambat laju dari pengangkutan logisitik pemilu.

VIDEO: Gubernur Anies Kesal Proyek LRT Bikin Jalanan Jakarta Banjir

Lebih lanjut Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro menyampaikan ratusan personil gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut.

"Jumlah anggota ada 180 personil gabungan," kata Ivand Tim gabungan itu terdiri dari petugas Sumber daya Air (SDA), Bina Marga, PPSU, RW, RT LMK, Lembaga Swadaya Masyarakat, Satpol Pp, Suku Dinas Perhubungan, dan Lingkungan Hidup.

Sebuah alat berat dan empat truk pengangkut di kerahkan untuk mempercepat proses penertiban tersebut.

"Kami selesai kami targetkan sebelum makan siang, pokoknya hari ini sudah selesai jalur sudah steril," ujarnya.

KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARI

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved