Penganiayaan Pegawai KPK

Polisi Masih Dalami Dugaan Pencemaran Nama Baik Pemprov Papua Oleh Penyidik KPK

Penyelidik KPK sudah memvonis adanya tindak pidana korupsi dan suap yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Polisi Masih Dalami Dugaan Pencemaran Nama Baik Pemprov Papua Oleh Penyidik KPK
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua Lukas Enembe usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). 

Namun pemeriksaan diundur pekan depan karena hal teknis.

"Karena yang bersangkutan atau dokter yang ditunjuk itu masih menunggu surat tugas dari IDI. Makanya kita undur minggu depan pemeriksaannya," kata Argo.

Disamping menunggu pemeriksaan saksi ahli tersebut, kata Argo penyidik terus menyusun berkas perkara atas saksi yang sudah dimintai keterangan.

Sehingga katanya masih butuh waktu untuk menyelesaikannya agar segera dilimpahkan ke kejaksaan.

"Sebab membuat resume di berkas perkara itu tidak mudah, dan cukup panjang. Kalau saksinya banyak kan banyak juga yang mesti ditungkan di resume," kata Argo.

9 Saksi Diperiksa Penyidik

Dalam kasus ini kata Argo sedikitnya ada 9 orang saksi yang diperiksa penyidik.

Selain itu penyidik juga memiliki dan mengamankan sejumlah barang bukti. Semuanya menurutnya akan tertuang dalam berkas perkara.

Saksi yang diperiksa diantaranya adalah 3 orang sekuriti Hotel Borobudur, satu orang teknisi CVR CCTV di Hotel Borobudur, satu orang resepsionis, dokter yang memvisum korban, saksi korban, saksi pelapor, anggota DPRD Papua Mathea Mameyao serta Sekda Papua Hery Dosinaen yang ditetapkan tersangka.

"Intinya untuk sementara semua saksi sudah diperiksa," kata Argo.

Argo memastikan bahwa untuk sementara tersangka dalam kasus ini adalah tunggal yakni hanya satu orang. Yaitu Sekda Papua, Hery Dosinaen.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved