Zuherial, Korban Penipuan First Travel, Sudah 34 Kali Bolak-balik Palembang-Jakarta Demi Haknya

"Saya sudah bayar uang Rp 104 juta untuk tujuh orang keluarga. Gaji uang pensiun itu, bukan hasil korupsi uang negara. Uang pensiun saya korbankan,

Zuherial, Korban Penipuan First Travel, Sudah 34 Kali Bolak-balik Palembang-Jakarta Demi Haknya
Warta Kota/Gopis Simatupang
Zuherial (64), jemaah asal Palembang, Sumatera Selatan, emosi karena sidang gugatan perdata terhadap bos First Travel, Andika Surachman, kembali ditunda ketiga kalinya secara berturut-turut. 

Demi memperjuangkan haknya memperoleh kembali uang yang sudah ditilep agen perjalanan umroh First Travel, seorang jamaah korban penipuan First Travel yakni Zuherial (64) sampai 34 kali bolak-balik Palembang-Jakarta.

Zuherial adalah satu di antara lebih dari 60.000 jemaah yang tertipu oleh bos agen perjalanan umroh First Travel, Andika Cs.

Tergiur dengan promo umrah murah First Travel, pada Februari 2015 dia mendaftarkan diri beserta enam anggota keluarganya, termasuk istri dan anak-anak.

Total uang yang telah dia setor mencapai Rp 104 juta.

Saat itu, Zuherial dan keluarga dijanjikan berangkat umrah ke Tanah Suci pada Maret 2017.

Belakangan, asa mereka lenyap karena Andika Cs diseret ke meja hijau.

Pengadilan memutuskan Andika Cs terbukti melakukan penipuan umrah dan menyita aset First Travel, termasuk uang jemaah, untuk Negara.

"Saya sudah bayar uang Rp 104 juta untuk tujuh orang keluarga. Gaji uang pensiun itu, bukan hasil korupsi uang negara. Uang pensiun saya korbankan," ungkap Zuherial di luar ruang sidang di PN Kota Depok, Selasa (2/4/2019) kepada Wartakotalive.com.

Demi memperjuangkan haknya, Zuherial yang telah uzur pun rela terbang bolak-balik Palembang-Jakarta tiap kali sidang First Travel digelar, baik sidang perkara pidana yang telah inkraht, maupun gugatan perdata yang tengah berjalan.

"Saya udah emosi betul. Selama 30 tahun berdinas (di kepolisian) baru kali ini sidang tiga kali ditunda. Rekayasa ini," katanya.

Zuherial mengaku telah puluhan kali terbang bolak-balik Palembang-Jakarta demi memperjuangkan haknya. Biaya tiket pesawat yang dia habiskan telah mencapai Rp 60 jutaan.

"Sudah 34 kali kesini, Dek. Bayangkan, siapa sanggup. Sudah habis uang Bapak ini. Sekali jalan habis Rp 2 juta," kata Zuherial.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved