Pemkot Tangerang Tertinggal dari Tangsel dalam Pelayanan Publik

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut jajarannya masih tertinggal dengan Pemkot Tangerang Selatan dan Pemkab Pandeglang terkait Sistem Pemer

Pemkot Tangerang Tertinggal dari Tangsel dalam Pelayanan Publik
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memimpin apel bendera, Senin (1/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Pemerintahan Kota Tangerang mulai berbenah dalam segi pelayanan publik.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut jajarannya masih tertinggal dengan Pemkot Tangerang Selatan dan Pemkab Pandeglang terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Kita harus melakukan evaluasi mengenai kekurangan tersebut, khususnya pelayanan publik kepada masyarakat," ujar Arief saat dijumpai Warta Kota di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (1/4/2019).

Ia menjelaskan untuk SPBE yang terbaik itu Pemkot Tangsel dan Pemkab Pandeglang di Provinsi Banten. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi.

"Saya bersama Kepala Bappeda dan Kepala Inspektorat terjun langsung untuk mengetahui hal tersebut," ucapnya seraya menambahkan, ternyata ada koorfinasi yang kurang dari Bagian Organisasi.

"Hal ini menjadi motivasi kita untuk memperbaiki pelayanan serta mengetahui berapa standar nilai nasional. Dan, bukan untuk mengejar penghargaan," kata Arief.

Dikatakan Arief, dengan mengetahui nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, maka dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan terintegrasi.

Untuk diketahui, Pemkot Tangerang telah menerapkan sistem administrasi pemerintahan seperti e-office, untuk keuangan ada spektra, aduan masyarakat ada Tangerang LIVE.

Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, yang selanjutnya disingkat SPBE, di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah ditujukan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Agar pelaksanaan SPBE dapat berjalan untuk mencapai tujuannya, maka perlu dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dari pelaksanaan SPBE di setiap Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Evaluasi SPBE merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan suatu nilai Indeks SPBE yang menggambarkan tingkat kematangan (maturity level) dari pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Agar penilaian ini dilaksanakan secara efektif dan obyektif, maka perlu disusun pedoman evaluasi yang dapat dipahami oleh semua pemangku kepentingan evaluasi SPBE. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved