Kecelakaan Lalu Lintas

Minta Pelaku Tabrak Lari Serahkan Diri, Lurah Susukan Sebut Keluarga Naufal Tak Dendam

Minta Pelaku Tabrak Lari Serahkan Diri, Lurah Susukan Sebut Keluarga Naufal Tak Dendam

Minta Pelaku Tabrak Lari Serahkan Diri, Lurah Susukan Sebut Keluarga Naufal Tak Dendam
Warta Kota/Rangga Baskoro
Lurah Susukan Mukodas 

Pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang petugas PPSU Kelurahan Susukan bernama Naufal Rosyid (24) hingga kini tak diketahui rimbanya.

Polisi kesulitan mencari pelaku lantaran kedua teman Naufal tak bisa menerka plat kendaraan yang dikenakan pelaku.

Lurah Susukan Mukodas berharap pelaku tabrak lari yang tak diketahui identitasnya itu segera menyerahkan diri ke polisi agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

"Kita juga tidak mau mencari masalah apa-apa. Tolonglah orang itu muncul, orangtua Naufal juga tidak menuntut apa-apa. Mereka menyerahkan secara hukum," kata Mukodas di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (1/4/2019).

Bila pelaku muncul, Mukodas menuturkan kedua orang tua Naufal menyerahkan hukuman yang layak diterima pelaku kepada proses peradilan, dalam artian diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski sejak musibah pada Selasa (26/3/2019) pelaku yang melaju dari arah Depok ke Jakarta itu tak kunjung muncul, Mukodas menjamin keluarga Naufal tak menaruh dendam.

"Tidak minta oh dia setahun penjara, dia lima tahun penjara, tidak seperti itu. Kita tetap manusiawi, kita serahkan kepada hukum. Yang penting dia muncul, mengakui kesalahannya. Mungkin kemarin dia takut kita nuntut," ujarnya.

Naufal PPSU Sedang Nyapu Jalan Ditabrak sampai Tewas, Polisi Kesulitan Lacak Pelaku

Begini Kronologi Tabrak Lari yang Menimpa Petugas Kebersihan Naufal Rosyid Menurut Lurah Susukan

Petugas Kebersihan Naufal Rosyid Tidak Mendapatkan Tunjangan Kematian dari Pemprov DKI Jakarta

Anies Shalati dan Antarkan Langsung Jenazah Naufal, Petugas Kebersihan DKI Korban Tabrak Lari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar melayat almarhum Naufal Rosyid di bilangan Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (31/3/2019) siang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar melayat almarhum Naufal Rosyid di bilangan Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (31/3/2019) siang. (Instagram @aniesbaswedan)

Merujuk hasil perbincangan dengan orang tua Naufal, Mukodas menyebut pihak keluarga sudah ikhlas dengan musibah yang terjadi bahkan sebelum Naufal meninggal.

Menurutnya pihak keluarga hanya ingin pemuda yang sudah bekerja sebagai PPSU selama tiga tahun itu beristirahat dengan tenang setelah dimakamkan di TPU Kober pada Minggu (31/3/2019).

"Saya sudah bicara dengan bapak dan ibunya, walaupun kita balas kita apa pun Naufal sudah sakit, apalagi sekarang sudah meninggal. Kita harus menyadari semuanya takdir tapi ada untuk pertanggungjawabannya," tuturnya.

Mukodas bahkan menjamin pelaku tak bakal diamuk massa bila dia datang ke Kelurahan Susukan dan meminta bantuan agar dipertemukan dengan keluarga Naufal.

Dia menjamin Bhabinkantibmas dan Babinsa Kelurahan Susukan bakal mengamankan pelaku bila tulus meminta maaf dan menyerahkan diri ke polisi.

"Kalau dia takut muncul ke keluarga, silakan datang ke kantor Kelurahan. Kita di sini ada Bhabinkantibmas dan Babinsa yang siap mengamankan. Nanti kita pertemukan dengan keluarganya. Minta maaf, ngobrol yang baik," lanjut dia

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved