Artis

Uut Permatasari Masih Tidak Menyangka Ayahnya Sudah Meninggal

Dalam kecelakaan lalu lintas itu, Edi Herwanto mengalami luka serius di bagian kepala yang membuatnya langsung meninggal di tempat.

Uut Permatasari Masih Tidak Menyangka Ayahnya Sudah Meninggal
Warta Kota/Nur Ichsan
Uut Permatasari 

Ayah pedangdut Uut Permatasari, H Edi Herwanto meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

Edi Herwanto, ayah Uut Permatasari meninggal dunia karena di tabrak oleh motor, di Jalan Raya Sirapan, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (30/3/2019) pagi.

Dalam kecelakaan lalu lintas itu, Edi Herwanto mengalami luka serius di bagian kepala yang membuatnya langsung meninggal di tempat. Edi Herwanto ditabrak oleh seorang bernama Edy Supriyanto dari arah berlawanan.

Uut Permatasari buka suara terkait kecelakaan ayahandanya sampai meninggal dunia, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (31/3/2019).

VIDEO: Vhanya Kiara Duo Semangka Cerita Pernah Hampir Diperkosa dengan Modus Minuman

"Jujur pas dapet kabar papah meninggal, aku kaget banget. Orang enggak apa-apa dan malamnya habis telponan, mau jemput saya, karena saya mau ada acara di Surabaya. Eh tiba-tiba nggak ada (meninggal dunia). Pas dikabarin papah enggak ada, saya sangat shock," kata Uut Permatasari.

"Jadi saya dikabarin sama dua-duanya adik saya. Jadi shock dan pastinya belum bisa terlupakan lah, saya kayak enggak bisa jalan," tambahnya.

VIDEO: Akhir Pekan Penumpang Moda Raya Terpadu MRT Tetap Membeludak

Karena masih tidak percaya, Uut mengungkapkan bahwa dirinya masih membayangkan kalau sosok ayahandanya masih terus berada didalam rumah dan disekelilingnya.

"Saya kebingungungan. Semalem aja saya melihat di tangga itu ada papi saya kakinya ada darahnya," ungkapnya.

Menurut Uut, kepergian ayahandanya begitu cepat. Karena, Edi harus meninggal dengan naas yakni ditabrak oleh pengendara motor. Bukan karena sakit atau ada kejadian lain.

VIDEO: Ratusan Anak-anak dan Milenial Antusias Ikuti Festival Literasi Jakarta Selatan

"Kalau papiku sakit, saya bisa paham kan, dan aku pasti merawatnya. Padahal kita ada rencana melakukan puasa di Jakarta. Tapi, ini sudah jalannya allah ya yang sudah berkehendak," imbuhnya.

Lebih lanjut, Uut mengatakan kalau keluarga sama sekali tidak memiliki firasat kalau Edi akan meninggal dunia, meskipun sebelumnya sudah sering memberikan sinyal kalau ia akan pergi selama-lamanya.

"Adek saya cowok, waktu mau dimakamin itu enggak boleh dimakamin dulu sama adek saya, tunggu saya dateng dari Jakarta. Terus, saya nangis habis jenazah disolatin, saya kayak mau pungsan, karena papah saya menikmati masa tuanya sering ke Mushola. Ya, semua berjalan begitu cepat," ujar Uut Permatasari. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved