Tomo-Rania Gagal Paham Soal Kampanye Earth Hour, Dikira Petugas PLN yang Matikan Lampu

Banyak warga Kota Depok yang gagal paham soal kampanye Global Ceremony Switch Off Earth Hour yang digelar serentak di kota-kota Indonesia dan dunia.

Tomo-Rania Gagal Paham Soal Kampanye Earth Hour, Dikira Petugas PLN yang Matikan Lampu
Pemkot Depok
Pemkot Depok ? @pemkotdepok 22h22 hours ago Pemerintah Kota Depok bekerjasama dengan Komunitas @EHdepok menggelar peringatan Earth Hour Tingkat Kota Depok Tahun 2019 dengan mematikan lampu selama 60 menit pukul 20.30 - 21.30 WIB di Taman Merdeka, Sukmajaya, Sabtu (30/03/2019). 

Banyak warga Kota Depok yang gagal paham soal kampanye Global Ceremony Switch Off Earth Hour yang digelar serentak di kota-kota Indonesia dan dunia, Sabtu (30/3/2019).

Kampanye Earth Hour di Kota Depok sendiri dipusatkan di Taman Merdeka, Kecamatan Sukmajaya.

Namun tidak sedikit warga Kota Depok yang belum mengerti tentang pelaksanaan kampanye Global Ceremony Switch Off Earth Hour ini.

Banyak yang mengira pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan memadamkan listrik selama satu jam.

"Kok enggak semuanya mati lampu? Bukannya PLN yang matiin lampu selama sejam?" ujar Tomo (36), seorang warga Sukmajaya kepada Wartakotalivce.com, Sabtu (30/3/2019).

Setelah dijelaskan, Tomo baru paham bahwa kampanye mematikan lampu atau listrik itu dilakukan masing-masing warga atas dasar kesadaran pribadi.

Pria tukang ojek ini mengaku baru kali ini mendengar kampanye 'earth hour'. Padahal, kampanye ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Rania (40), warga lainnya, juga tampak kebingungan saat kampanye dimulai pukul 20.30 WIB.

Dia heran karena tidak semua listrik mati.

Ketika diberi pemahaman, dia justru menyarankan agar PLN yang mematikan listrik secara serentak.

"Kenapa enggak PLN aja yang matiin listriknya selama satu jam? Kalau begini mana ada warga yang mau matiin lampu. Apalagi mau pada nonton debat Pilpres," katanya polos.

Dalam menyambut kampanye global itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, sebelumnya telah menyampaikan imbauan untuk warganya agar menghemat listrik dengan cara memutus arus perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama satu jam, Sabtu (30/3/2019) malam mulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved