Pilpres 2019

Nilai Kualifikasi Prabowo Terlalu Tinggi untuk Menjadi Presiden, Fahri Hamzah: Beliau di kelas Dunia

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kualifikasi Prabowo Subianto untuk menjadi presiden dan pemimpin dunia, terlalu tinggi.

Nilai Kualifikasi Prabowo Terlalu Tinggi untuk Menjadi Presiden, Fahri Hamzah: Beliau di kelas Dunia
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjawab pertanyaann wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kualifikasi Prabowo Subianto untuk menjadi presiden dan pemimpin dunia, terlalu tinggi.

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah lewat akun Twitternya @Fahrihamzah, Minggu (31/3/2019), setelah menyaksikan langsung debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/3/2019) malam. 

"Menurut saya, kualifikasi @prabowo untuk menjadi presiden dan pemimpin dunia terlalu tinggi. Saya gemar menyaksikan banyak pemimpin dan wawasannya, tetapi untuk jabatan itu, beliau ada di kelas dunia. Hanya fitnah lah yang telah membuat beliau ingin dihancurkan," tulisnya.

Dalam rangkaian tweet-nya, Fahri Hamzah melontarkan puja-puji kepada calon presiden nomor urut 02 tersebut.

"Semalam itu peralihan BESAR....ada banyak dusta yang terungkap..terima kasih kepada pak @prabowo yang telah kembalikan akal sehat bangsa kita. Kentara sudah siapa yang mengakar dan siapa fatamorgana. “Yg asli akan murni, yg palsu akan terbakar jadi abu”, itulah hukum besi," tulisnya.

"Semalam, pak @prabowo membantu rakyat Indonesia mengambil keputusan penting dari kekeliruan yang panjang tentang transisi kita ini. Beliau bicara tentang apa yang seharusnya dan tentang apa yang sudah kadung keliru tapi kita Amini bersama. Ini yg substantif," sambungnya.

Maruf Amin: Pemegang Kartu Indonesia Pra Kerja akan Diberikan Honor Selama Enam Bulan Sampai Setahun

Fahri Hamzah juga memuji pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Pancasila sebagai kesepakatan yang Agung, pada debat keempat Pilpres 2019

"Pak @prabowo semalam meluruskan kembali doktrin2 dasar kita bernegara dan cara kita bertahan sebagai sebuah Republik besar. Kata pembuka beliau tentang sebuah “Pancasila sebagai kesepakatan yang Agung” itu jarang terdengar dan tenggelam oleh motif2 doktriner dan adu domba," kicaunya.

"Di bidang pemerintahan, @prabowo fokus membangun pemerintahan yang kuat dengan cara salah satunya adalah “membersihkan pemerintahan dari korupsi, mustahil kita bisa membangun jika korupsi dan sogok menyogok serta jual beli jabatan masih stadium-4”, sebuah argumen yg padat," tambahnya.

Hashtag JokowiTheErrorMan Jadi Trending Topic, Ini Gara-garanya

Soal pertahanan dan keamanan, Prabowo Subianto menurut Fahri Hamzah adalah jagonya.

Halaman
123
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved