Selasa, 14 April 2026

Peran Aktif Warga Ditunggu Gerakan #SemuaJadiSaksi di Pemilu 2019

Relawan Barisan Saksi mulai mengenalkan Gerakan #SemuaJadiSaksi untuk menolak praktik bersih, jujur dan jauh dari kecurangan dan manipulasi.

istimewa
Gerakan #Semua Jadi Saksi 

Relawan Barisan Saksi Umat terbentuk dari keinginan terciptanya pesta demokrasi yang bersih dan jujur, serta jauh dari segala bentuk kecurangan dan manipulasi.

Relawan tersebut mencanangkan Gerakan #SemuaJadiSaksi, Jumat (29/3/2019).

Koordinator Relawan Barisan Saksi Umat, Nanda Lendi Irawan, menuturkan, gerakan ini merupakan ajakan ke seluruh masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi menyukseskan jalannya Pemilu dan Pilpres 2019.

Gerakan #Semua Jadi Saksi
Gerakan #Semua Jadi Saksi (istimewa)

"Kegiatan yang akan kami lakukan berupa pemantauan, pelaporan dari indikasi kecurangan, sesuatu yang tidak wajar, manipulasi hasil pemilihan, serta persitiwa atau kejadian unik selama proses Pemilu dan Pilpres 2019," kata Nanda Lendi Irawan dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Jumat.

Nanda Lendi menjelaskan, Gerakan #SemuaJadiSaksi mempunyai relawan, namun bukan saksi resmi di tempat pemungutan suara (TPS).

"Gerakan ini diisi relawan yang melakukan jurnalisme masyarakat dengan memantau ke TPS, kemudian melaporkan ke grup chat atau media sosial menggunakan tagar #SemuaJadiSaksi," kata Nanda Lendi.

Empat Hari Beroperasi Non Komersil, Kereta MRT Jakarta Angkut 332.184 Penumpang

Melalui geraskan ini, Nanda Lendi berharap adanya partisipasi aktif masyarakat dengan ikut memantau, melaporkan semua indikasi kecurangan, kejadian tidak lazim, dan kejadian-kejadian unik seputar Pemilu dan Pilpres 2019.

"Semua bisa dilakukan masyarakat dengan cara mudah, yakni cukup menggunakan handphone atau smartphone, dan gunakan tagar #SemuaJadiSaksi. Gerakan ini sederhana dilakukan," katanya.

Ia mengatakan, sebagai warga negara yang baik dan berbudi pekerti, sudah seharusnya masyarakat bisa berperan atif meminimalisir segala bentuk kecurangan yang akan mempengaruhi hasil akhir dan menghilangkan esensi demokrasi.

"Gerakan #SemuaJadiSaksi murni terbentuk karena kesadaran dan keinginan terciptanya pesta demokrasi yang bersih dari segala bentuk kecurangan dan manipulasi hasil pemilihan," kata Nanda.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved