Berita Video

VIDEO: Penjelasan Suhartini, Guru yang Dibully Murid SMP dengan Joget Sawer

Saya masuk belum kondusif karena kan mereka belum ganti baju. Saya suruh mereka ganti baju,” katanya, Jumat (29/3).

Suhartini, guru yang disawer sejumlah murid SMP Maha Prajna dalam video viral yang beredar Jumat (22/3) lalu mengaku sempat memberikan peringatan. Ia pun membantah tudingan dirinya tidak berbuat apa-apa menghadapi kenakalan itu.

Suhartini menceritakan ketika bel berbunyi, dirinya langsung bergegas masuk ke dalam ruang kelas. Ketika itu murid-murid kelas IX tersebut masih ada yang pakai kaos dan bahkan ada yang belum ganti baju usai mengikuti pelajaran olahraga.

“Saya udah masuk karena kan udah bel masuk kelas. Saya masuk 5 menit sebelum jam pelajaran mulai. Saya masuk belum kondusif karena kan mereka belum ganti baju. Saya suruh mereka ganti baju,” katanya, Jumat (29/3).

Namun bukannya mengikuti perintah, mereka malah melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya terhadap guru mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Budaya Jakata (PLBJ). Suhartini pun sempat memberikan peringatan terhadap mereka.

VIDEO: Komplotan Penipu Undian Abal-abal Diciduk Polres Tangerang Selatan, Korban Rugi Belasan Juta

VIDEO: Ivan Gunawan Minta Kematian Asistennya Tidak Dibesar-besarkan Karena Bukan Artis

VIDEO: Waspada Penyakit Kutil Kelamin Bisa Berujung Kanker Serviks

“Kan saya di situ terlihat seperti diam saja ya. Padahal di situ saya sudah peringatkan mereka untuk diam. Saya bukan diam saja. Saya sudah peringatkan untuk segera pakai baju,” katanya.

Menurutnya, peristiwa ktu berlangsung sangat cepat dan tidak seperti yang dibayangkan warganet yang melihat video tersebut. Suhartini juga membantah dirinya ikut menari pada saat kejadian itu.

“Katanya saya menari-nari, padahal saya memperingatkan mereka untuk diam. Pada akhirnya mereka diam nggak lama. Kan itu durasinya cepat. Sesungguhnya saya tidak diam, saya berusaha mengkondusifkan kelas itu supaya diam,” katanya.

Suhartini menambahkan dirinya juga tidak mengetahui aksi murid-muridnya itu direkam hingga akhirnya viral di media sosial. Begitu pun ketika ada murid yang naik ke atas meja dan menari-nari di belakangnya.

“Kan videonya itu dari samping. Jadi anak itu kan ada di belakang, jadi saya nggak tahu kalau dia berdiri di belakang saya. Ketika saya lihat videonya viral itu baru saya lihat ada yang di belakang saya. Kalau saya lihat pasti saya marah,” ucapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved