Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Cek Lokasi Dugaan Pelaku di Bekasi

Empat tempat yang dicek lokasi alibi saksi yaitu KFC Indah Permai di Jalan Nusantara Raya, Teluk Pucung, Salon Kecantikan Sausan Bridal

Tim Gabungan Penyidikan Kasus Novel Baswedan melakukan rekonstruksi ulang pemeriksaan seorang saksi yang dicurigai terlibat dalam kasus itu. Rekonstruksi dilakukan di empat titik di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Empat tempat yang dicek lokasi alibi saksi yaitu KFC Indah Permai di Jalan Nusantara Raya, Teluk Pucung, Salon Kecantikan Sausan Bridal di Perumahan Vila Indah Permai tak jauh dari lokasi KFC, Masjid Jami Nurus Sa'adah, dan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Tim gabungan yang dibentuk atas Surat Keputusan (SK) Kapolri pada 8 Januari 2019 itu mengecek CCTV dan bertanya ke sejumlah saksi.

Dalam rekontruksi itu dihadiri, sejumlah anggota Tim Gabungan Nur Cholis dari unsur pakar, Poenky Indarti (komisioner Kompolnas) dan Hermawan Sulistyo (peneliti LIPI). Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulayana ikut mendampingi saat tim itu melakukan pengecekan.

Anggota Tim Gabungan Nur Cholis mengatakan rekonstruksi untuk mengecek alibi saksi yang sempat diperiksa oleh penyidik Polri beberapa waktu lalu. Kepada penyidik, saksi itu menyebut kalau ketika kejadian pada 11 April 2017 tak ada di tempat di Jalan Deposito tak jauh dari kediaman Novel Baswedan.

Namun, ketika ditanya alibi saksi saat dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian itu mereka menanyakan tidak berada di tempat penyiraman kepada Novel Baswedan. Satu alibi saksi itu menyatakan saat kejadian tidak ada di Jalan Deposito lokasi kejadian penyiraman Novel, karena sedang berada di Malang, Jawa Timur dan satu alibi saksi lainnya menyebut ada di Bekasi.

VIDEO: Wartawan Gadungan Bawa Kabur Grand Vitara Milik Bos Rumah Makan, Diciduk di Tol Bekasi

VIDEO: Hercules Divonis 8 Bulan, Jauh dari Tuntutan Jaksa 3 Tahun, Kuasa Hukumnya Bilang Begini

VIDEO: Ini Detik-detik Hercules Serang Wartawan Bernama Foe Simbolon di PN Jakarta Barat

"Kita datangi dua lokasi itu, kita ingin memastikan lagi soal alibi itu. Oleh karena itu kami uji ulang, kami uji alibi tempat-tempat ini dari orangnya sudah kita lakukan pemeriksaaan awal," kata Nur Cholis di Bekasi Utara, Rabu (27/3/2019) sore.

Untuk itu, kata Cholis, hasil dari uji alibi ini tim gabungan bakal melakukan analisa seluruh informasi yang dapatkan.

"Tugas kita bertiga hanya menumpulkan data dan informasi. Nanti akan dibahas secara lengkap di tim, baik itu tim teknis maupun tim pakar," jelasnya.

VIDEO: Hercules Divonis Delapan Bulan Penjara, Pendukungnya Sorak Sorai di Ruang Sidang PN Jakbar

VIDEO: Hercules Ngamuk di Ruang Sidang, Usir Polisi Sampai Kuasa Hukum Kewalahan Menenangkan

Ia menyebut, dalam pengungkapkan kasus penyiraman air keras ini ada sedikit kendala untuk mengidentifikasi saksi tersebut dikarenakan dua orang dalam motor itu menggunakan helm full face, minimnya rekaman kamera CCTV di lokasi dan lokasi kejadian yang gelap atau minim penerangan.

"Ini menjadi hambatan kecil. Perlu diketahui tim ini bekerja dan diberi waktu sampai Juli 2019. Kegiatan kita ini bagian dari pertanggungjawabkan kita kepada media dan masyarakat. Artinya kita kerja serius dan kemudian kita juga tidak ngumpetin. Sekecil apapun informasi dan fakta baru kita telusuri," paparnya.

Diketahui, Tim Gabungan Penyidikan Kasus Novel Baswedan dibentuk di bawah Polri atas rekomendasi dari Komnas HAM. Tim yang terdiri dari unsur pakar, kepolisian, dan KPK akan bertugas sampai dengan 7 Juli mendatang atau selama enam bulan.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved