Breaking News:

Pemilu 2019

Survei CSIS: Semua Partai Baru Tak Lolos Ambang Batas Empat Persen

Partai yang memperoleh elektabilitas di bawah 4 persen masih berpeluang meraih suara lebih banyak.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pembuatan atribut partai peserta Pemilu 2019 berupa bendera partai di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Kamis (11/10). 

HASIL survei lembaga Centre For Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis pada Kamis (28/3/2019) hari ini, mencatat hanya ada tujuh partai politik lolos ambang batas presidential threshold 4 persen.

Mereka adalah PDI Perjuangan (25,9 persen); Gerindra (13,3 persen); Golkar (9,4 persen); PKB (7 persen); Demokrat (5,5 persen); PKS (4,6 persen); dan Nasional Demokrat (4,3 persen).

Sedangkan PPP (3 persen); PAN (2,5 persen); dan Hanura (0,8 persen) yang kini ada di legislatif, tak memenuhi ambang batas dalam survei tersebut.

Jokowi-Maruf Amin Pakai Teknologi Hologram untuk Siasati Jadwal Kampanye Terbuka

Dan dalam survei itu, semua partai politik baru peserta Pileg 2019 tak lolos ambang batas, yaitu Perindo (1,1 persen); PSI (0,5 persen); PBB (0,4 persen); PKPI (0,2 persen); Garuda (0,1 persen); dan Berkarya (0,1 persen).

Lalu ada 3,2 persen yang belum menentukan pilihan, dan 18,2 persen lainnya tidak memberi jawaban.

Direktur Eksekutif CSIS Phillips J Vermonte mengatakan, partai yang memperoleh elektabilitas di bawah 4 persen masih berpeluang meraih suara lebih banyak.

Anies Baswedan Minta Warga yang Piknik di Stasiun MRT Jangan Dihina, Ia Nilai Itu Proses Normal

“Karena biasanya pemilih yang belum memberi jawaban, yaitu 18,2 persen, nanti suaranya akan terdistribusikan ke partai menengah dan kecil, seperti pada 2014 lalu PAN mendapat limpahan suara dari pemilih yang sebelumnya tak memberikan jawaban,” jelasnya.

Sementara, survei elektabilitas Pilpres 2019 yang dirilis CSIS hari ini, mencatat Joko Widodo-Maruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan angka 51,4 persen melawan 33,3 persen, dan 14,1 persen lainnya adalah swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan.

Dari jumlah tersebut, CSIS mencatat persentase paling besar swing voters ada di Jakarta, yaitu sebesar 31,3 persen.

Perlukah Ratna Sarumpaet Dipenjara Jika Divonis Bersalah? Ini Kata Pakar Psikologi Forensik

Kemudian diikuti Jawa Timur (25,3 persen); Jawa Tengah dan Yogyakarta (16,1 persen); Maluku dan Papua (14,3 persen); Sumatera (11,6 persen), Sulawesi (11,4 persen); Jawa Barat dan Banten (9,5 persen); NTB, NTT, dan Bali (6,9 persen), serta Kalimantan hanya 1,5 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved