Pemilu 2019

Serikat Buruh Kota dan Kabupaten Bekasi Konsolidasi Pilih Para Caleg dari Kaum Buruh

Kegiatan konsolidasi itu mengusung tema, 'Saatnya Buruh atau Pekerja Menjadi Senator dan Legislator di Parlemen RI untuk Buruh atau Pekerja Bermartaba

Serikat Buruh Kota dan Kabupaten Bekasi Konsolidasi Pilih Para Caleg dari Kaum Buruh
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KPSI) melakukan kegiatan konsolidasi agar pada Pemilu 17 April 2019 mendatang para buruh dapat memilih calon anggota legislatif (caleg) dari kalangan buruh. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KPSI) melakukan kegiatan konsolidasi agar pada Pemilu 17 April 2019 mendatang para buruh dapat memilih calon anggota legislatif (caleg) dari kalangan buruh.

Kegiatan konsolidasi itu mengusung tema, 'Saatnya Buruh atau Pekerja Menjadi Senator dan Legislator di Parlemen RI untuk Buruh atau Pekerja Bermartabat'

R Abdullah Ketua Kofedrasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota dan Kabupaten Bekasi mengatakan total ada sembilan buruh yang maju sebagai Caleg DPRD Kota atau Kabupaten Bekasi, satu sebagai Caleg DPR RI dan satu DPD RI.

"Dalam konsolidasi ini kita kuatkan kembali agar para pekerja memilih para Caleg dari para pekerja yang dipinang maju sebagai caleg. Apalagi DPD RI ini hanya satu dari pekerja wajib dipilih agar bisa menang dan mewakili suara buruh di parlemen," kata R Abdullah saat acara konsolidasi di Islamic Center, Kota Bekasi, Kamis (28/3/2019).

Abdullah menegaskan para pekerja yang maju sebagai caleg tidak menyodorkan diri, tetapi dipinang secara langsung dari sejumlah partai politik, seperti PKS, Golkar, Gerindra, PKB dan PAN.

Kegiatan konsolidasi ini juga sebagai penguatan kepada para pekerja wajib hukumnya memilih para caleg dari pekerja.

Apalag para caleg ini daerah pemilihan di wilayah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

"Ini diinsiasi teman-teman, agar 2019 mampu menempat dari pekerja masuk menjadi perwakilan baik di DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI," jelasnya.

Dasar kuat saat buruh masuk parlemen, kata Abdullah, dikarenakan seringkali aspirasi kaum buruh soal kesejahteraan mentah begitu saja dan tidak diperjuangkan secara serius oleh para wakil rakyat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved