Breaking News:

Terungkap Sindikat Penyelundupan Komodo: Harga Tangan Pertama Rp6-8 Juta, di LN Laku Rp 500 Juta

Harga satu ekor komodo di Pasar Gelap (Black Market) di luar negeri begitu fantastis hingga mencapai Rp 500 juta per ekor.

Estu Suryowati/KOMPAS.com
Dua ekor komodo, jantan dan betina di Taman Nasional Komodo tengah mengoyak dua ekor kambing muda, Labuan Bajo, Senin (6/6/2016). Komodo betina umumnya lebih agresif soal makanan. 

Komodo binatang endemik asli Indonesia yang merupakan satwa dilindungi masih banyak diperdagangan di pasar luar negeri.

Harga satu ekor komodo di Pasar Gelap (Black Market) di luar negeri begitu fantastis hingga mencapai Rp 500 juta per ekor.

Polda Jatim melalui Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus membongkar kejahatan perdagangan satwa komodo di Surabaya.

Mereka menangkap lima tersangka yang merupakan sindikat perdagangan satwa dilindungi jaringan luar negeri.

Dirut Garuda Indonesia Bantah Ditekan Luhut untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat

Sandi Janji Izinkan Kembali Penggunaan Cantrang Jika Menang Pilpres, Menteri Susi Bilang Kasihan

Adapun lima tersangka yang terlibat perdagangan satwa dilindungi yaitu tersangka M Rizalla Satria (24) dan Afandi (32) keduanya merupakan warga Kota Surabaya.

Tersangka VS (32) warga Nusa Tenggara Timur, Andika Wibisiono (35) warga Kecamatan Ambarawa Jawa Tengah dan Rizky (32) mahasiswa asal Kota Surabaya.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, mengatakan perdagangan komodo merupakan tindakan ilegal sesuai tindak pidana konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Para tersangka memburu komodo lalu diperdagangkan.

Mereka bahkan membunuh induk komodo dengan cara ditembak untuk mengambil telur atau anak komodo.

Tersangka berperan sebagai pemburu komodo, menampung hingga memperdagangkannya ke pasar hewan di Thailand.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved