Breaking News:

Berkas Kasus Pembobolan ATM Modus Skimming dan Nyamar Jadi Wanita Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi

Argo Yuwono mengatakan berkas kasus Ramyadjie yang dalam aksinya menyamar menjadi wanita itu, dikirim penyidik ke Kejaksaan TinggI DKI pada Selasa (26

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/3/2019). 

Diketahui sejak 2018, Ramyadjie sudah 91 kali beraksi di sejumlah gerai ATM di Tangerang dan Jakarta Selatan. Total kerugian yang dialami pihak bank akibat aksinya sekitar Rp 300 Juta.

Saat ini kata Argo penyidik coba mengembangkan kasus ini dengan mendalami siapa rekan Ramyadjie yang menjual mesin ATM ke dirinya itu.

"Dia mengaku mesin ATM nya beli dari temannya. Tapi sampai sekarang dia belum menyebutkan dari siapa. Kita masih ingin tetap menggali terus dari siapa dia membeli, alamatnya dimana, di kota apa. Sementara ini masih kita dalami," kata Argo.

Selain itu kata Argo pihaknya juga menggali informasi mengenai dengan harga berapa Ramyadjie membeli mesin ATM itu dari rekannya.

Argo menjelaskan masa pengambilan uang berdasar data yang didapat Ramyadjie, ada batas jumlah besaran uang dan batad waktu tertentu. "Untuk pengambilan lewat ATM, ada batas-batasnya, baik besarnya uang dan batas waktu," kata dia.

Sehingga kata Argo uang yang diambil Ramyadjie lewat ATM berbeda besarannya pada setiap nasabah yang datanya berhasil ia dapat.

"Karena ada batas-batasnya, artinya uang nasabah yang dia ambil lewat skimming berbeda-beda, tidak sama semua. Ada yang bisa digunakannya untuk mengambil Rp 10 Juta, atau dibawah dan diatasnya," kata Argo.

Intinya tambah dia berdasar data dan laporan pihak bank, total kerugian yang diderita akibat aksi Ramyadjie ini sekitar Rp 300 Juta. "Nilai besaran kerugian yang diklaim bank," katanya.

Ia menjelaskan awalnya polisi menerima laporan dari salah satu bank swasta yakni BCA pada 11 Februari 2019 lalu berupa dugaan skimming pembobolan ATM.

Dari laporan itu kata dia dilakukan penyelidikan dan akhirnya membekuk Ramyadjie Priambodo di apartemennya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada 26 Februari 2019.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved