Wali Kota Jakarta Pusat Tinjau Hari Pertama UNBK di SMK 27

Wali Kota Jakarta Pusat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 27.

istimewa
Wali Kota Jakarta Pusat mengunjungi SMK 27 memantau pelaksanaan UNBK. 

Sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada hari ini Senin (25/3) melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Salah satu sekolah yang mengelar UNBK pada hari ini yaitu SMK 27 Jakarta. 

Di sekolah itu ujian diikuti 378 siswa yang terbagi menjadi tiga sesi ujian.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara mengatakan, UNBK merupakan bentuk evolusi bagi anak didik dalam proses tumbuh kembang mereka yang lebih baik di lingkungan masyarakat. 

"Evaluasi itu membutuhkan greating. Kalau nilainya baik mereka pasti punya kesempatan baik. Anak-anak harus kreatif tapi nilai kan ditentukan oleh standart dan ini salah satu bentuk standar itu," kata Bayu, Senin (25/3/2019).

Ia juga berharap kepada anak didik agar meminta doa restu kepada orangtua mereka di rumah agar diberikan ketenangan saat menjalankan ujian.

"Restu itu menjadi yang tak terpisahkan. Kalau minta izin orangtua mudah-mudahan mereka bisa tenang, kalo tenang mereka nilainya akan lebih baik," ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK 27 Jakarta, Erni Mawarni mengatakan jika pihaknya sudah melakukan persiapan pelaksanaan UNBK.

Ini agar pelaksanaan ujian hari ini dan selajutnya siap dilakukan.

"Kemarin kita sudah sinkornisasi, ada 4 laboratorium yang kami gunakan untuk UNBK, jumlah siswa ada 378. Sebanyak 8 diantaranya berkebutuhan khusus, jadi yang 8 ini boleh ikut, boleh tidak," kata Erni.

Pada hari ini para peserta ujian akan mengerjakan soal Bahasa Indonesia yang dilaksankan pada pukul 07.30 hingga 15.00 yang terbagi menjadi tiga sesi.

Dalam satu sesi ada 131 siswa yang ikut serta.

"Hari ini Bahasa Indoensia, besok Matematika, Bahasa Inggris dan hari keempat kompetensi kejuruan jafi sesuai jurusan masing-masing," ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya gangguan saat berlangsungnya UNBK pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PLN dan beberapa instansi lain.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak PLN agar hari ini dikondisikan listrik khususnya SMK 27 Jakarta terjaga dan tidak mati dan kami juga berkoordinasi dengan operator internet dan ada pihak provider yang standby untuk mengantisipasi jika terjadi leg," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved