Berita Video Artis

VIDEO: Titi Kamal Jadi Ibu yang Payah dan Ceroboh di Film 'Rumput Tetangga'

Titi Kamal berperan sebagai Kirana, seorang ibu-ibu yang ceroboh tetapi juga memiliki ambisius dalam menjalani kehidupannya

Kepiawaian akting aktris Titi Kamal (37) kembali diuji dan harus melewati tantangan, dalam film terbarunya yang bertajuk 'Rumput Tetangga' karya sutradara Guntur Soeharjanto bersama rumah produksi RA Pictures.

Titi Kamal berperan sebagai Kirana, seorang ibu-ibu yang ceroboh tetapi juga memiliki ambisius dalam menjalani kehidupannya sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga.

Titi Kamal menjelaskan karakter Kirana ini ketika berkunjung ke kantor redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019) untuk mempromosikan film 'Rumput Tetangg' bersama Jeremy Thomas.

"Aku berperan sebagai Kirana, ibu rumah tangga dua anak punya suami Ben yang diperankan oleh Raffi Ahmad. Kirana dan Ben pacaran sejak SMA. Jadi Kirana ini adalah ibu-ibu yang ceroboh dan juga punya ambisi yang besar," kata Titi Kamal.

VIDEO: Gubernur Anies Baswedan Ngantor ke Balai Kota Naik MRT dan Transjakarta

"Kirana saat muda ini aktif berorganisasi dan memang pendidikannya atau akademisnya bagus. Sehingga banyak orang yang menilai Kirana ini karirnya akan bagus menjadi konsultan Public Releations (PR). Padahal Kirana memilih jadi ibu rumah tangga," tambahnya.

Mengenai kecerobohannya menjadi ibu rumah tangga, Titi mencoba membocorkan sedikit kejadian kecerobohannya itu, ketika menjadi ibu rumah tangga yang fokus mengurusi suami dan kedua anaknya.

"Karakternya Kirana ini agak payah jadi ibu rumah tangga. Kalau masak gosong lah, terlambat bangunin anak sekolah, dan banyak lagi kecerobohan yang dilakukan," ucapnya.

Istri dari aktor Christian Sugiono itu mengatakan bahwa karakter Kirana sulit untuk ia dalami dan jalankan selama proses shooting berlangsung tiga minggu, dengan lokasi di Jakarta.

VIDEO: Desainer Kondang Itang Yunasz Luncurkan Butik Baju Muslimah di Tangsel

Kesulitannya adalah Titi mengungkapkan kalau Kirana memiliki dua karakter yang memang sangat berbeda, sehingga ia harus bisa menjaga kadar emosinya.

"Kirana karakter yang ambisius banyak obsesi terpendam dan pengin dilakukan. Pendalaman karakter lumayan sulit, dia ada dua karakter ada satu peristiwa yan membuat dia begitu," jelasnya.

"Memang masuk karakter tidak sulit, tapi yang sulitnya itu menjaga emosinya yang berkelanjutan dalam setiap adegan, yang tingkat emosinya berbeda-beda," lanjutnya. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved