Berita Video

VIDEO: Joko Driyono Ditahan Satgas Anti Mafia Bola Terkait Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

pukul 14.00 WIB Satgas Antimafia Bola telah lakukan penahanan terhadap JD untuk proses penyidikan selanjutnya,

Editor: Ahmad Sabran

Satgas Antimafia Bola Polri menahan mantan Plt Ketum PSSI Joko Driyono pasca lima kali pemeriksaan sebagai tersangka kasus pengrusakan barang bukti.

"Pada hari ini 25 Maret 2019 saudara JD hadir dan tadi pukul 10.00 WIB dilakukan pemeriksaan dan dilakukan gelar perkara, dan pukul 14.00 WIB Satgas Antimafia Bola telah lakukan penahanan terhadap JD untuk proses penyidikan selanjutnya," ujar Kasatgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Hendro Pandowo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Jokdri ditahan karena diduga sengaja merusak barang bukti yakni sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus pengaturan skor dan tengah diinvestigasi oleh Satgas Antimafia Bola Polri.

VIDEO: Aksi Agus Harimurti Yudhoyono dalam Kampanye Terbuka Partai Demokrat di Ciracas

Oleh karena itu, Jokdri diduga memiliki keterkaitan dengan kasus pengaturan skor, lantaran memerintahkan tiga orang untuk memusnahkan dan merusak barang bukti.

Hendro mengatakan yang bersangkutan diduga memerintahkan pengrusakan untuk mengaburkan informasi lain terkait kasus pengaturan skor.

"Untuk mengaburkan sehingga barbuk yang kita butuhkan tidak ada, sehingga kita tidak bisa gali lebih dalam pengaturan skor lain. Tapi sudah ada (penggalian informasi lebih dalam, - red) dari enam penahanan tersangka yang lain sebelumnya," kata dia.

VIDEO: Kiyai Asep Bantah Pernyataan Rommy Ketua P3 Soal Rekomendasi Kakanwil Kemenag Jawa Timur

Lebih lanjut, Jokdri ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari ini atau tanggal 25 Maret 2019 hingga 13 April 2019 mendatang.

Jokdri dikenakan Pasal 363 KUHP terkait pencurian dan pemberatan, Pasal 232 KUHP tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan, Pasal 233 KUHP tentang perusakan barang bukti, serta Pasal 221 jo 55 KUHP.

VIDEO: Titi Kamal Jadi Ibu yang Payah dan Ceroboh di Film Rumput Tetangga

"(Jokdri) Ditahan di rutan Polda Metro Jaya, mulai 25 Maret sampai 13 April, 20 hari ke depan. Ancaman 7 tahun penjara, pencekalan 6 bulan dan belum habis, sehingga cukup lakukan penahanan," tukas Hendro.(*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved