Breaking News:

Terkuak Motif Perusakan Barang Bukti oleh Joko Driyono untuk Mengaburkan Kasus Pengaturan Skor

Sehingga, ada keterkaitan atas perusakan dan penghilangan barang bukti yang dilakukan JD dengan kasus pengaturan skor.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019). Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3 Indonesia. 

Seperti diketahui eks Ketua Umum PSSI Joko Driyono memenuhi panggilan penyidik Satgas Antimafia Bola, Senin (25/3/2019) pagi.

Ia kembali menjalani pemeriksaan yang kelima kalinya sebagai tersangka kasus perusakan dan pencurian barang bukti pengaturan skor bola di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kuasa Hukum Joko Driyono, Andru Bimaseta menjelaskan kliennya itu datang dan diperiksa di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sejak pukul 09.00, Senin (25/3/2019).

"Pak Joko, sudah datang jam 9 pagi tadi. Sedang diperiksa seputar perusakan barang bukti dan masuk area yang digaris polisi," kata Andru, Senin.

Ia menjelaskan dalam pemeriksaan sampai Senin siang, penyidik lebih banyak menanyakan soal aliran dana di rekening Joko Driyono.

"Soal rekening, aliran dananya ditanyakan penyidik. Dari bukti-bukti rekening, itu dilihat keseharian pak Joko ini untuk apa saja. Misalkan untuk bayar apa terkait rekening, hal itu ditanyakan terus. Lalu mengenai barang bukti lain seperti laptop, handphone, semuanya ditanyakan juga," katanya.

Ia mengaku sampai pemeriksaan ke lima ini penyidik Satgas Antimafia Bola belum juga menyampaikan ke mereka barang bukti apa yang sudah dirusak Joko Driyono.

"Sampai saat ini pun dari penyidik belum menyampaikan kepada kami, mengenai barang bukti apa yang dirusak," kata Andru.

Bahkan kata dia dari informasi penyidik diketahui bahwa penyidik belum juga menentukan apakah barang bukti yang dirusak ada kaitannya dengan pengaturan skor atau tidak.

"Karena sampai sekarang belum ditentukan, barang bukti yang dimaksud di rusak itu ada kaitannya atau tidak dengan pengaturan skor. Nanti penyidik akan menyampaikan, ada tidaknya," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved