Investasi ke Indonesia, SPC Bangun Resort Mewah di Nusa Penida Hingga Bisnis Garam dan Susu

Bekerja sama dengan sebuah perusahaan property nasional, SPC bakal membangun resort mewah di kawasan Nusa Penida, Bali.

Investasi ke Indonesia, SPC Bangun Resort Mewah di Nusa Penida Hingga Bisnis Garam dan Susu
Warta Kota
Calvin Lutvi, Managing Director Star Pacific Capital 

Perusahaan investasi asal Singapura Star Pacific Capital Pte Ltd (SPC), memulai ekspansi ke bidang industri wisata di Indonesia.

Bekerja sama dengan sebuah perusahaan property nasional, SPC bakal membangun resort mewah di kawasan Nusa Penida, Bali.

Calvin Lutvi, Managing Director Star Pacific Capital Pte Ltd mengungkapkan, bentuk kerja sama yang dilakukan berupa investasi langsung untuk pendanaan Project Resort.

“Ekspansi ini dilakukan mengingat komitmen kami untuk terus mengembangkan lini usaha. Kali ini kami membidik usaha di bidang hospitality dengan menyediakan sumber dana untuk pembangunan resort di Nusa Penida," ujar Calvin saat menggelar diskusi media di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

VIDEO: Gubernur Anies Baswedan Ngantor ke Balai Kota Naik MRT dan Transjakarta

"Guna mengoptimalkan ekspansi, kami menggandeng pengusaha lokal sebagai mitra kerja dengan skema penyertaan saham," imbuhnya.

Calvin menilai, ada potensi besar yang pihaknya lihat untuk usaha resort di Nusa Penida. Selain dari potensi bisnis, keberadaan resort itu nantinya juga sebagai pendukung industri pariwisata di Bali yang terus bergeliat.

Terlebih, pertumbuhan wisatawan baik lokal maupun mancanegara dari tahun ke tahun juga cukup menggairahkan.

"Sumber pendanaan asing sedang banyak mengincar investment di Indonesia karena itu kami sedang dalam proses penjajakan dgn beberapa calon partner untuk investasi," kata dia.

VIDEO: Banyak Ikan-ikan di Kali Ancol Mendadak Mati, Diduga Kuat Tercemar Limbah

Selain itu, SPC juga telah memulai investasi di bidang usaha garam dengan menggandeng PT Saltindo Samudera Selatan selaku produsen dan distributor garam.

Saat ini, perusahaan telah memiliki dua tambak garam di Indramayu dan Jepara," katanya.

"Selain itu kami juga berinvestasi dalam bidang susu kemasan. Jadi, kami mengambil susu dari peternak lokal kemudian kami kemas dan distribusikan," tandasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved