Pilpres 2019

Presiden Jokowi Ungkap 6 Hoax Ini Paling Banyak Serang Pribadi-Keluarga: Hoax Ini Sangat Menghina

Presiden Jokowi akhirnya ungkap enam serang hoax yang paling sering muncul di media sosial, di samping serangan terhadap keluarganya.

Presiden Jokowi Ungkap 6 Hoax Ini Paling Banyak Serang Pribadi-Keluarga: Hoax Ini Sangat Menghina
photocollage/wartakotalive.com/kompas.com
Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan melawan hoax yang selama ini banyak diarahkan kepada dirinya. 

Saat kunjung ke Lampung Tengah, Lampung, Jumat 23 November 2018, seperti diberitakan lampung.tribunnews,com,  Jokowi juga membantah isu PKI.

"Itu adalah foto DN Aidit pidato tahun 1955. Lha kok saya ada di bawahnya. Lahir saja belum, Astaghfirullah... lahir saja belum sudah dipasang," kata Jokowi sambil menunjuk ke foto yang diproyeksikan di sebuah layar besar sambil diikuti tawa hadirin.

Ini Ramalan Zodiak Kesehatan Minggu (24/3): Cancer Gelisah, Pencernaan Libra Terganggu

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Minggu (24/3/2019) Hanya di Tiga Wilayah

Kisah Presiden Soekarno saat ke Jepang, Dikawal 20 Gangster Yakuza karena Dianggap Tak Resmi

"Ini yang kadang-kadang haduuh...mau saya tabok orangnya dimana, saya cari betul," imbuh Jokowi.

Sebelumnya, eks kader Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti blak-blakan mengakui bahwa dirinya pernah menyebarkan isu Presiden Joko Widodo atau Jokowi simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada pemilu 2014 silam.

"Saya sudah minta maaf ke Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI," ujar La Nyalla saat ditemui di kediaman Ma'ruf Amin, Selasa, 11 Desember 2018 seperti ditulis Tempo.co 11 Desember 2018.

2. Antek asing dan Aseng.

Dalam catatan Wartakotalive,com, Jokowi sering dituding sebagai Presiden yang cenderung berpihak kepada tenaga kerja asing.

Salah satu kebijakannya yang banyak dikritik adalah menghapus kewajiban bisa berbahasa Indonesia kepada TKA yang akan bekerja di Indonesia.

TKA yang masuk ke Indonesia sebagian besar berasal dari Tiongkok. 

3. Anti-Islam

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved