Breaking News:

Penjaga Sanggar Senam di Tangerang Terkapar Diserang Kelompok Penagih Utang

Seorang warga yang tengah menjaga sanggar senam terkapar dianiaya sekelompok orang yang disebut-sebut penagih utang.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Munafin (41), warga Pasar Kemis, Tangerang terkapar dianiaya penagih utang. 

Munafin (41), warga Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terkapar akibat dianiaya oleh sekelompok debt collector atau penagih utang.

Ia mengalami luka-luka pada bagian badan dan kakinya.

Insiden pengeroyokan tersebut berlangsung pada Sabtu (23/3/2019) malam.

Munafin dianiaya di sekitar Perumahan Bumi Indah, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Korban pun terpaksa dilarikan ke RSUD Tangerang guna mendapatkan perawatan intensif.

Ibrahim (40), rekan korban menceritakan ikhwal kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama empat temannya sedang menjaga sanggar senam di Perumahan Bumi Indah.

Namun tiba-tiba puluhan kelompok debt collector datang dan langsung menyerang dengan senjata tajam jenis parang dan samurai.

Sontak saja korban bersama temannya terkejut. Mereka tidak siap menghadapi penyerangan itu.

"Saya kaget saat puluhan pria berbadan hitam, menyerang membabi buta. Bahkan di antara pelaku ada yang membawa parang, golok, dan samurai," ujar Ibrahim, Minggu (24/3/2019).

Sementara itu Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Ucu Sarifulloh membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut.

Menurutnya kejadian tersebut murni kriminal.

Pihaknya sedang melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi - saksi.

"Ini peristiwa kriminal, barang bukti berupa senjata tajam sedang dibawa oleh penyidik dari Polresta Tangerang," kata Ucu.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved