Penembakan di Selandia Baru

Para Relawan di Selandaibaru Menangis Mandikan Jenazah Korban Penembakan, Begini Prosesinya

Para relawan di Chirstchurch menangis mandikan jasad para korban penembakan brutal di Selandia Baru.

Para Relawan di Selandaibaru Menangis Mandikan Jenazah Korban Penembakan, Begini Prosesinya
Cetak layar Youtube France 24 English
Prosesi pemakaman korban penembakan masjid di Selandia Baru 

Sejumlah relawan memandikan 50 jenazah korban penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Tak ayal, para relawan di Chirstchurch menangis mandikan jasad para korban penembakan brutal di Selandia Baru tersebut.

Salah satu sosok relawan pemandi jenazah korban penembakan bernama Mo membenarkan hal tersebut dan para relawan di Chirstchurch menangis mandikan korban penembakan tersebut.

WartaKotaLive melansir Grid.id dari Kompas.com seminggu telah berlalu sejak penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) lalu.

Mendadak Fahri Hamzah Komentari Sikap Emosi Ahok BTP ke Warganya saat Masih Menjabat Gubernur DKI

Fadli Zon Sebut Jokowi Tak Pantas Jadi Presiden: Marahpun Tak Pantas, Bukan Kelas Presiden Ini Mah

Pria Terkeji se-Indonesia Lebihi Ryan Jombang dan Robot Gedek, Bunuh dan Minum Air Liur 42 Wanita

Dikutip dari Kompas.com, dalam kejadian itu, sebanyak 50 umat tewas saat melaksanakan salat Jumat.

Usai kejadian tersebut, banyak kisah pun mulai terungkap.

Mulai dari sosok sang pelaku, Brenton Tarrant yang nekat datang ke Australia sampai kisah terbaru yang datang dari pemandi jenazah.

Dikutip dari Channel News Asia, terungkap sosok Mo yang menjadi sang pemandi jenazah korban penembakan.

Mo menjadi salah satu anggota tim relawan yang bersedia datang dari Brisbane, Australia ke Selandia Baru demi memandikan jenazah.

Dalam kisahnya, Mo menceritakan bahwa ada 10 relawan dan 3 dokter yang membantu keluarga korban.

Halaman
123
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved