Kecelakaan Lalu Lintas

Dirjen Hubdat: Perbaiki Perilaku Berlalu Lintas di Jalan, 80 Persen Kecelakaan Usia Produktif

Dirjen Hubdat: Saatnya Perbaiki Perilaku Berlalu Lintas di Jalan, 80 Persen Kecelakaan Usia Produktif

Dirjen Hubdat: Perbaiki Perilaku Berlalu Lintas di Jalan, 80 Persen Kecelakaan Usia Produktif
TMC Polda Metro Jaya
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia 80 persen melibatkan usia 15 hingga 64 tahun atau golongan usia produktif.

Data tersebut dihimpun oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada tahun 2018.

Seiring dengan hal itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, mengadakan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Berkendara guna memperbaiki total perilaku lalu lintas masyarakat saat berkendara di jalan.

Acara ini dilaksanakan saat Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor Kota Malang di sepanjang Jalan Raya Ijen, Minggu (24/3/2019) pagi.

“Kami ingin mengajak kepada semua masyarakat untuk memperbaiki kondisi lalu lintas. Sekarang saatnya memperbaiki perilaku kita saat berlalu lintas di jalan. Apalagi sekarang semakin banyak pengendara yang di bawah umur. Ini sangat berbahaya sekali,” kata Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Minggu (24/3/2019).

Dalam acara tersebut, hadir ratusan warga kota Malang serta pelajar maupun mahasiswa dari berbagai sekolah di Kota Malang yang mewakili kaum millenials.

“Kecelakaan di Indonesia harus kita tekan sampai tahun 2035 dan memang untuk itu semua Pemerintah perlu mengajak masyarakat. Ke depannya kami harapkan masyarakat mulai peduli terhadap masalah keselamatan,” kata Budi.

Di tengah perkembangan infrastruktur jalan di Indonesia yang kini semakin baik, Budi mengharapkan peningkatan sarana maupun prasarana. Yang juga diikuti oleh perilaku masyarakat yang semakin baik.

"Ketidaktaatan pada rambu maupun peraturan lalu lintas selain berbahaya bagi diri sendiri juga mengancam keselamatan orang lain," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengucapkan terima masih atas kesempatan yang telah diberikan Ditjen Hubdat sehingga kota yang dipimpinnya tersebut menjadi tuan rumah acara sosialisasi keselamatan perdana di tahun 2019 ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Malang saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Pak Dirjen. Mudah-mudahan Kota Malang dari tahun ke tahun kita bisa meminimalisir korban kecelakaan lalu lintas dan memahami serta perilaku berlalu lintas kita semakin bagus. Perilaku tertib berlalu lintas menunjukkan jati diri bangsa kita,” kata Sutiaji.

“Mulai hari ini kita harus suarakan mengenai keselamatan lalu lintas, perbaiki perilaku kita di jalan. Jangan ada ego di jalan, ingat bahwa yang di kanan dan kiri kita di jalan adalah saudara kita. Karena kita harus sayangi nyawa, kurangi kecepatan,” tutup Dirjen Budi dalam paparannya saat sosialisasi.

Acara sosialisasi keselamatan ini dibuka dengan safety riding menggunakan sepeda mulai dari Ijen Suites hingga ke CFD Kota Malang sepanjang 2 kilometer.

Dalam acara ini Budi juga sempat meninjau lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak dengan tema keselamatan lalu lintas.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mirmo Saptono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved