Pedagang Katering Kepulauan Seribu Tagih Modal ke Anies Baswedan setelah Ikut Pelatihan OK OCE

Para warga yang mengikuti pelatihan OK OCE bisa mendapatkan modal pinjaman asal memenuhi tujuh persyaratan.

Pedagang Katering Kepulauan Seribu Tagih Modal ke Anies Baswedan setelah Ikut Pelatihan OK OCE
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Saat menelusuri gang, Anies Baswedan memasuki satu rumah usaha katering milik warga setempat yanh bernama Satima. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkeliling meninjau Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu setelah membuka rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Saat berkeliling, warga sekitar berbondong-bondong menyambutnya untuk bersalaman ataupun sekedar berfoto-foto bersama Anies Baswedan.

Saat menelusuri gang, Anies Baswedan memasuki satu rumah usaha katering milik warga setempat yanh bernama Satima.

Satima pun terlihat sangat senang saat dikunjungi orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta.

Satima bercerita setiap hari dapat memproduksi pesanan kotak nasi dan lauk hingga ratusan.

Saat menelusuri gang, Anies Baswedan memasuki satu rumah usaha katering milik warga setempat yanh bernama Satima.
Saat menelusuri gang, Anies Baswedan memasuki satu rumah usaha katering milik warga setempat yanh bernama Satima. (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Ia pun mengaku, usahanya merupakan binaan OK OCE, program andalan Anies-Sandiaga sewaktu kampanye Pilkada 2017 lalu.

"Ini katering bungkus-bungkus kotak (box) dibina OK OCE loh pak."

"Tapi, belum cair nih Pak buat modalnya," ungkap Satima di lokasi, Jumat (22/3/2019).

Anies Baswedan pun langsung mengenyitkan dahi karena dia paham kalau warga belum tahu betul konsep OK OCE.

Aniespun menjelaskan bahwa sebenarnya prigram OK OCE hanyalah memberikan pelatihan menjadi pengusaha, bukan memberikan permodalan.

Padahal, diketahui sebelumnya, para warga yang mengikuti pelatihan OK OCE bisa mendapatkan modal pinjaman asal memenuhi tujuh persyaratan (7P).

Persyaratan itu adalah:

P1 adalah pendaftaran, P2 pelatihan, P3 pendampingan, P4 perizinan, P5 pemasaran, P6 pelaporan keuangan dan P7 adalah permodalan.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved