Damkar Imbau Masyarakat Jakarta Deteksi Dini Sarang Tawon
Kasiops Suku Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan Jaktim meminta agar masyarakat untuk mendeteksi keberadaan sarang tawon lebih dini.
Penulis: Rangga Baskoro |
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro
JATINEGARA, WARTAKOTALIVE.COM -- Gatot Sulaeman, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, meminta agar masyarakat untuk mendeteksi keberadaan sarang tawon lebih dini.
Pasalnya, terdapat beberapa jenis tawon yang sengatannya sangat membahayakan, bahkan bisa menyebabkan kematian apabika tak segera mendapatkan penanganan medis selama 1x24 jam sejak disengat.
"Faktor sengatan ini memang bervariasi, ada yang membuat demam dan panas tinggi, sehingga kalau tidak ditangani medis bisa sangat membahayakan. Karena itu setiap petugas atau masyarakat yang disengat harus langsung kami bawa ke klinik," ungkap Gatot saat dikonfirmasi, Kamis (21/3).
Ia meminta agar masyarakat segera memberitahu petugas damkar agar jenis tawon yang berbahaya seperti Vespa Affinis yang sempat merenggut nyawa 7 orang di Sleman dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, tak berkembangbiak secara masif.
"Sarang tawon ini memang mayoritas ada di semua wilayah Jakarta karena tawon membuat sarang di hutan-hutan kota. Masyarakat mungkin awalnya enggak tahu kalau ada sarang tawon, tidak terdeteksi, lama kelamaan membesar," tuturnya.
Namun demikian, tim damkar tak akan tebang pilih dalam penanganan evakuasi sarang tawon.
Proses evakuasi lebih mementingkan keselamatan masyarakat sekitar, bukan berdasarkan pada jenis tawonnya.
"Tawon kan jenisnya banyak, ada yang mematikan, ada yang beracun, ada yang sengatannya biasa saja. Tapi dalam melakukan evakuasi sarang tawon, kami tidak tebang pilih. Semua sarang tawon akan kami upayakan untuk dievakuasi dari permukiman warga," ucap Gatot.
Kehatian-hatian juga selalu diterapkan oleh para petugasnya.
Tanpa memandang jenis tawon yang hendak dievakuasi, ia selalu memerintahkan timnya agar menggunakan peralatan yang lengkap sesuai dengan SOP.
"Peralatan yang kami kenakan ada banyak, kami punya baju sendiri untuk menangani sarang tawon, kemudian ada tangga untuk menaiki pohon, lalu petugas membawa karung untuk memindahkan sarang tawonnya," katanya.
Guna mengantisipasi agar tawon kembali membuat sarang di tempat yang sama, tim damkar menyemprotkan obat anti serangga beserta membakar sedikit area kayu yang jadi tempat bermukimnya sarang tawon. (abs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/damkar-imbau-masyarakat-jakarta-deteksi-dini-sarang-tawon1.jpg)