Rabu, 15 April 2026

Anies Baswedan Terima Pengaduan dan Keluhan Nelayan Soal Harga Solar Mencekik Rp 9000 Per Liter

Solar yang lebih mahal dari harga di Ibu Kota Jakarta dan minta tolong Anies Baswedan untuk menyampaikan ke pemerintah pusat.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Nelayan mengeluhkan harga solar yang sangat mencekik ke Anies Baswedan. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat keluhan dari para nelayan saat sedang berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Mereka mengeluhkan harga bahan bakar solar yang lebih mahal dari harga di Ibu Kota Jakarta dan minta tolong Anies Baswedan untuk menyampaikan ke pemerintah pusat.

Pasalnya harga solar untuk bahan bakar kapal di Pulau Pramuka dipatok mulai Rp 8.000 sampai Rp 9.000 per liter.

"Di darat sana Rp 5.500, tapi pas sampai sini jadi Rp 9.000 pak," ujar salah satu nelayan kepada Anies Baswedan, di lokasi, Jumat (22/3/2019).

Kalaupun tidak bisa sama, mereka minta keringanan dibawah harga yang saat ini atau setidaknya tak jauh berbeda dengan harga Ibu Kota sekitar Rp 6.000-an.

"Kita minta dituruninlah kalau gak bisa sama, ya sekitar enam atau tujuh ribu jug gak apalah," kata nelayan.

Aduan tersebut pun langsung ditanggapi oleh Anies Baswedan dan memerintahkan Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad untuk bersurat ke Pemprov DKI agar diteruskan ke Pemerintah Pusat.

Padahal diketahui pemerintah pusat telah menetapkan harga premium (RON 88) dan solar subsidi untuk nelayan Rp 5.150 perliter di daerah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved