Rabu, 29 April 2026

Sudah Lima Tahun Diusulkan, Jembatan Caglak Cibubur Tak Kunjung Dilebarkan

Jembatan Kali Caglak di Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur merupakan jalan utama yang banyak dilalui kendaraan roda empat dan dua.

Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Suasana Jembatan Caglak Cibubur yang tak kunjung dilebarkan meski sudah dusulkan lima tahun lalu. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

CIRACAS, WARTAKOTALIVE.COM -- Jembatan Kali Caglak di Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur merupakan jalan utama yang banyak dilalui kendaraan roda empat dan dua.

Lantaran hanya memiliki lebar sekira 6 meter saja, kemacetan sering terjadi di jembatan tersebut meski mencukupi untuk dilewati dua ruas kendaraan.

Terlebih lagi, kemacetan dikeluhkan warga semenjak adanya galian kegiatan PLN.

Tarmuji seorang pengendara motor yang juga merupakan warga sekitar menyatakan sudah mengajukan permintaan secara resmi pelebaran Jembatan Kali Caglak lewat Musrembang tingkat Kelurahan beberapa tahun lalu.

Namun tanpa alasan yang jelas hingga kini kegiatan yang dinanti warga tak kunjung terlaksana sehingga mereka hanya dapat bersabar.

"Sudah diajukan secara resmi, secara lisan juga sudah. Katanya sih gagal karena anggaran enggak cukup, tapi warga sendiri enggak tahu berapa anggaran untuk pelebaran jembatan," ujarnya di lokasi, Kamis (21/3).

Ia juga mengatakan kemacetan kian memburuk saat pagi dan sore hari saat masyarakat hendak memulai dan mengakhiri aktivitas.

"Semenjak ada galian semakin parah macetnya, enggak ada galian saja sudah macet. Ini jembatan dari dulu katanya mau dilebarin, tapi sampai sekarang enggak dilebarin juga," ucap Tarmuji.

Sementara itu, Staf Ekonomi Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kelurahan Cibubur Harwati membenarkan bila warga sudah lama meminta Jembatan Kali Caglak dilebarkan.

Namun karena kegiatan merupakan kewenangan pemerintah tingkat Provinsi, Harwati sendiri tak mengetahui pasti kendala kegiatan dan berapa dana yang dibutuhkan.

"Iya, memang sudah diajukan dari lama. Sebelum saya di sini pun sudah diusulkan warga secara resmi. Tapi saya enggak tahu pasti kenapa sampai sekarang belum dilebarkan. Soalnya kegiatan ditangani Provinsi," jelas Harwati. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved