Narkoba

BNNK Jakut Lakukan Program Jangka Pendek dan Menengah Antisipasi Narkoba

Kepala BNNK Jakarta Utara Yuanita Amelia Sari mengatakan ada 17 kelurahan dan 30 titik kawasan yang rawan peredaran narkoba.

BNNK Jakut Lakukan Program Jangka Pendek dan Menengah Antisipasi Narkoba
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ekspos pengungkapan sindikat narkoba jaringan lapas di Polda Metro Jaya, Jumat (1/3/2019). 

BADAN Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara bersama dengan Pemerintah Kota Jakarta Utara menyiapkan program jangka pendek dan menengah dalam rangka mengantisipasi peredaran narkoba.

Kepala BNNK Jakarta Utara Yuanita Amelia Sari mengatakan ada 17 kelurahan dan 30 titik kawasan yang rawan peredaran narkoba.

Untuk itu perlu dibentuk tim relawan anti narkoba mengantisipasi peredaran barang haram tersebut.

“Relawan ini kolaborasi pemerintah, staf dan masyarakat yang akan memberikan sebagai pelapor penggiat isu narkoba di wikayah masing-masing,” ucap Yuanita, Kamis (21/3/2019).

Politisi Terjerat Narkoba dan Korupsi, Mana yang Lebih Berdampak ke Publik?

Narkoba Jenis Baru Happy Water Dijual Rp 3 Juta Per Kemasan di Klub Malam Jakarta Barat

Selain itu program jangka pendek lainnya adalah dengan melakukan kampanye gerakan moral menolak beredarnya narkoba di 30 titik yang telah dipetakan. Sehingga peredaran narkoba dapat diminimalisir.

Sementara untuk program jangka menengah dilakukan dengan mengorganisir fasilitas berikut anggaran pencegahan narkoba serta mengubah kawasan yang dianggap rawan narkoba menjadi wilayah steril.

“Jangka menengah lainnya bersama pemkot sedang diorganisir nih untuk fisik dan non fisik, fasilitas yang sudah ada harus diorganisir, revitalisasi anggaran pemkot dengan membuat kawasan tersebut menjadi preventif melalui program APBD,” ucapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved