Wali Kota Pastikan MRT Melintas di Depok Karena Masuk Dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek

Soal MRT masuk Depok sudah confirm, dan akan dibuat entitas oleh Presiden terkait RITJ (Rencana Induk Transportasi Jabodetabek).

Wali Kota Pastikan MRT Melintas di Depok Karena Masuk Dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek
Warta Kota
Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad (tengah/berbatik) di Balai Kota Depok. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, sebelumnya telah berujar bahwa Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tengah melakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk melihat kemungkinan MRT dan Light Rail Transit (LRT) bisa melintas di Depok.

"Baru rencana. Ini baru FS-nya. FS MRT atau LRT dari Harja Mukti (Cibubur) sampai Pondok Cina (Beji, Depok). Baru FS-nya yang dibuat," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (14/3/2019) lalu.

Dadang menjelaskan, studi kelayakan tersebut sudah masuk ke dalam Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ).

Apabila tak ada aral melintang, proyek MRT atau LRT di Kota Depok akan dimulai pada tahun 2022 yang akan datang.

Untuk membangun infrastruktur pendukung, Pemerintah Kota Depok telah mengusulkan besaran biaya sekitar Rp 600 miliar.

Nantinya mayoritas dana akan mengucur dari swasta dalam bentuk kerjasama investasi.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved