Pilpres 2019

Selisih Elektabilitas Semakin Menipis, Sandiaga Uno Bersiap Sprint Mendekati Garis Finis

Sandiaga Uno mengungkapkan, semakin menipisnya selisih elektabilitas dari pasangan calon petahana, sudah terlihat sejak dua bulan lalu.

Selisih Elektabilitas Semakin Menipis, Sandiaga Uno Bersiap Sprint Mendekati Garis Finis
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kompas.com
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukung saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (14/1/2019). Prabowo-Sandiaga menyampaikan pidato kebangsaan dengan tema Indonesia Menang yang merupakan tagline visi dan misinya. 

Menurutnya selisih elektabilitas anatara calon petahana dengan pasangan Prabowo-Sandi sebesar 11,8 persen, tidak jauh berbeda dengan survei internal.

"Alhamdullilah kita mendapati ada kesamaan dari hasil Kompas dan daya yang kita temukan dari 2,5 bulan yang lalu," ucapnya.

Atta Halilintar Siap Bayar Nazar Bangun Masjid Milenial Setelah Subscribernya Tembus 10 Juta

Survei tersebut menurut Sandiaga Uno membuktikan bahwa kerja keras kampanye dalam beberapa bulan terakhir membuahkan hasil, karena elektabilitas petahana dan penantang terus menipis.

"Jadi ini satu afirmasi bahwa konsep kita bisa diterima, tapi masih harus kerja keras. Saya ingatkan relawan tinggal praktis 25 hari lagi, dan di 21 hari terakhir di 24 maret akan sprint. Angka kita terus mengejar," beber Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno yakin, dengan program serta visi-misi yang diusung, elektabilitas Prabowo-Sandi akan melampai Jokowi-Maruf pada pemungutan suara 17 April mendatang. Terutama, program perbaikan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Perjuangan Atta Halilintar Tembus 11 Juta Subscriber, 120 Ribu Pengikutnya Pernah Raib dalam Sehari

"Dengan program yang solutif ekonomi lapangan kerja. Lapangan kerja itu dikerjakan dengan peluang. Oke Oce memberikan peluang 2 juta lapangan pekerjaan dihasilkan oleh pengusaha baru dalam 5 tahun ke depan. Untuk anak-anak muda, rumah siap kerja 2 juta pengangguran anak muda dikurangi dengan sistem yang lebih baik," bebernya.

Sebelumnya, survei terbaru yang dilakukan Litbang Kompas pada 22 Februari-5 Maret 2019, memang menunjukkan jarak elektabilitas antara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, semakin tipis.

Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin berada di angka 49,2 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 37,4 persen. Sedangkan sebanyak 13,4 persen responden menyatakan rahasia.

DPRD Tak Suka Cara Wali Kota Cilegon Mau Minta Bantuan Pemerintah Pusat tapi Jelekkan Kota Bekasi

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden, yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan menuliskan, jarak elektabilitas kedua pasangan calon semakin menyempit, 11,8 persen.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved