Pengeroyokan

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan di Pasar Rumput

Polisi menangkap sejumlah pelaku pengeroyokan warga Pasar Rumput di wilayah Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan di Pasar Rumput
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kapolsek Metro Setia Budi, AKBP Tumpak Simangunsong saat menjelaskan kejadian di depan sejumlah pelaku pengeroyokan warga Pasar Rumput di wilayah Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setia Budi, Jakarta Selatan. 

POLISI menangkap sejumlah pelaku pengeroyokan warga Pasar Rumput di wilayah Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Para pelaku tersebut juga yang sering terlibat aksi tawuran di wilayah itu.

Kapolsek Metro Setia Budi, AKBP Tumpak Simangunsong mengungkapkan, empat pelaku pengeroyokan yang diamankan yakni RS (18), AS (19), AS (18) dan NM (15).

Sejumlah pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran karena melarikan diri.

"Kejadian bermula saat korban Bambang Sugiharto sedang melintas bersama rekannya pada 3 maret malam korban melihat 15-20 pemuda yang berkumpul di jalan Minangkabau dan membawa bambu. Korban lalu menegur dan meminta remaja itu untuk pulang," kata AKBP Tumpak saat menggelar konferensi pers di Mapolsektro Setia Budi, Rabu (20/3).

Diduga puluhan remaja itu hendak tawuran. Sebagian remaja bersedia membubarkan diri.

Namun, beberapa remaja lainnya tidak menerima dan justru mengeroyok Bambang.

"Ada yang memprovokasi. Remaja itu lalu menyerang korban dengan bambu dan melempari batu ke arah korban. Adapula yang menggunakan senjata tajam jenis clurit untungnya sabetan clurit tidak mengenai korban," ujar Tumpak.

Warga yang melihat kejadian itu segera membantu korban.

Para remaja itu pun lari tunggang langgang.

Warga berhasil menangkap satu pelaku berinisial RK.

"Petugas yang mendapat laporan kemudian melakukan pengejaran dan jelang subuh berhasil menangkap dua pelaku yakni AS dan AJ. Sedangkan pelaku NM menyerahkan diri ke polsek diantarkan orangtuanya," ungkapnya.

AKBP Tumpak menyebut, saat ini masih ada beberapa pelaku yang buron karena melarikan diri dari rumahnya yakni FD yang membawa senjata tajam, AI, RD dan ARF.

Para pelaku dikenakan pasal 170 (1) KUHP tentang Tindakan Kekerasan dengan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun enam bulan penjara.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved