Genangan di Jakarta

Genangan Air Masih Melanda Kecamatan Ciracas

Di Kelurahan Ciracas ini enggak ada titik banjir, hanya ada genangan air yang sifatnya dua jam setelah itu kering kembali, tapi harus siaga banjir.

Genangan Air Masih Melanda Kecamatan Ciracas
Warta Kota
Ilustrasi saat banjir setinggi satu setengah meter di Jalan Hadidji, RT 12, Kampung Rambutan, Ciracas Jakarta Timur. 

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Usmayadi mengatakan wilayah di Kecamatan Ciracas sudah terbebas dari bahaya banjir.

Namun demikian, ia tetap ingin warga di kecamatan yang membawahi 10 RW, 142 RT dan berpenduduk sekitar 70.000 jiwa itu, tetap siaga menghadapi ancaman banjir meski tak terdapat satu titik banjir pun di wilayahnya.

"Di Kelurahan Ciracas ini enggak ada titik banjir, hanya ada genangan air yang sifatnya dua jam setelah itu kering kembali. Tapi harus siaga banjir, harus siaga menghadapi musibah," kata Usmayadi di Kantor Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (20/3).

Secara khusus, Usmayadi meminta petugas Penanganan Pra Sarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ciracas yang berjumlah 93 personel rutin membersihkan saluran air.

Menurutnya pemerintah telah memberikan perlengkapan jas hujan ke seluruh personel PPSU agar dapat membersihkan saluran yang tersumbat saat hujan.

"Saya tetap perintahkan kepada PPSU, setiap hujan tiba mereka jangan berteduh. Pakai jas hujan, datangi sumber yang jadi genangan air itu. Ini daerah yang padat penduduk, perlu penanganan," ujarnya.

Meski jumlah personel PPSU banyak, Usmayadi meminta warga Kelurahan Ciracas tak hanya mengandalkan tim oranye mengingat jumlah penduduknya jauh lebih banyak dari pada petugas.

Pasalnya segiat apa pun PPSU bekerja, tumpukan sampah di saluran air bakal terus menumpuk selama warga membuang sampah sembarangan.

"Sampah kalau kita biarkan tentunya akan lari ke saluran, saluran meluap itu jadi genangan. Akibatnya jadi musibah banjir, walaupun banjir selama ini enggak pernah terjadinya di Kelurahan Ciracas," tuturnya.

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan jajarannya telah bersiaga terhadap ancaman banjir, terlebih di wilayah RW 06 dan RW 10 yang rutin terjadi genangan.

Selain menyiapkan segala perlengkapan, dalam Musrembang tingkat Kelurahan yang beres digelar beberapa waktu lalu perbaikan dan perawatan saluran air juga telah diajukan.

"Masalah genangan air sudah diantisipasi, pembangunan, dan perawatan saluran air diusulkan saat Musrembang. Untuk antisipasi banjir kita siapkan posko penanggulangan bencana. Ketika ada kebakaran pun kita siap," ucap Rikia.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved