Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin Menukik, Ketua DPR: Biasa, Nanti Juga Naik Lagi

KETUA DPR Bambang Soesatyo menilai, naik turunnya elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, merupakan hal yang biasa.

Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin Menukik, Ketua DPR: Biasa, Nanti Juga Naik Lagi
istimewa
Presiden Jokowi dan Ketua DPR Bambang Soesatyo saat buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR RI di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Senin (28/5/2018). 

KETUA DPR Bambang Soesatyo menilai, naik turunnya elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, merupakan hal yang biasa.

Hal itu ia sampaikan menanggapi hasil survei terbaru dari Litbang Kompas, yang menunjukkan turunnya elektabilitas Jokowi-Maruf Amin.

Bamsoet, panggilan akrabnya, merasa optimistis elektabilitas paslon nomor urut 01, akan kembali naik.

Elektabilitas Jokowi-Amin di Bawah 50 Persen, Andi Arief Sarankan Petahana Segera Berkemas

"Ya politik itu dinamis, sehingga baik turun itu biasa. Tunggu aja, nanti juga naik lagi," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Bamsoet juga menuturkan dirinya bersama tokoh muda Partai Golkar akan terus bergerak memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin.

"Enggak usah digerakkan sudah bergerak semua, apalagi yang muda pasti bergerak-gerak," cetus mantan Ketua Komisi III DPR itu.

Meski Kurang dari Sebulan Lagi, 50,6 Persen Masyarakat Tak Tahu Kapan Hari Pencoblosan Pilpres 2019

Survei terbaru yang dilakukan Litbang Kompas pada 22 Februari-5 Maret 2019, memang menunjukkan jarak elektabilitas antara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, semakin tipis.

Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin berada di angka 49,2 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 37,4 persen. Sedangkan sebanyak 13,4 persen responden menyatakan rahasia.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden, yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Pasangan 01 Paling Dirugikan Jika Angka Golput Tinggi, Ini Alasannya

Peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan menuliskan, jarak elektabilitas kedua pasangan calon semakin menyempit, 11,8 persen.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved