Berita Video

VIDEO: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berakhir Ricuh, Terdakwa Haris Dipukul

"Bapak enggak boleh gitu, enggak boleh pak," sahut petugas keamanan dan JPU yang tengah menggiring Haris Simamora keluar ruang persidangan.

Sidang kedua kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, ricuh, pihak keluarga korban yang hadir di persidangan berusaha mendekati terdakwa Haris Simamora.

Sidang yang digelar di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ini berujung ricuh ketika Haris hendak digiring ke ruang tahanan usia menjalani sidang.

Seorang dari pihak keluarga korban berusahan mendekati Haris dan meminta untuk memfoto wajah terdakwa.

Sambil dikawal petugas keamanan aksi itu justru malah membuat seorang pihak keluarga kesal dan malah memukul kepala Haris Simamora.

"Tunggu dulu biar saya foto dulu ya, saya dari pihak keluarga korban," kata seorang pria yang mengaku dari keluarga korban kepada pihak keamanan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengawal Haris usai persidangan.

Belum sempat memfoto, kerumunan petugas keamanan terus berjalan keluar ruang persidangan, dengan nada sedikit meninggi, pria yang berusahan mefoto Haris merasa kesal dan meminta diberikan waktu dan ruang untuk memfoto.

"Foto dulu pak sebentar, ini keluarga yang dibunuh, tunggu dulu, saya mau foto," katanya.

VIDEO: Mau Jemput Penumpang, Taksi Online Diderek di Jalan MT Haryono

Petugas keamanan dan JPU berusaha memberi jarak antara pria tersebut dengan terdakwa saat hendak mengambil foto, tapi karena tersulut emosi, pria yang mengaku dari pihak keluarga korban itu justru marah dan memukul kepala Haris Simamora.

"Bapak enggak boleh gitu, enggak boleh pak," sahut petugas keamanan dan JPU yang tengah menggiring Haris Simamora keluar ruang persidangan.

"Kenapa tidak boleh saya mau foto sebentar,"teriak pria tersebut.

VIDEO: Tiga Pihak Polisikan Nikita Mirzani, Mulai dari Hak Asuh sampai Penghinaan

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved