Dukung Digitalisasi Dokumen, FUJITSU Luncurkan Scanner Berteknologi AI
ScanSnap iX1500 memiliki fitur unik yang tidak dimiliki bahkan oleh printer multifungsi sekalipun,yaitu Artificial Intelligence(AI-kecerdasan buatan).
Penulis: Ichwan Chasani | Editor: Ichwan Chasani
GUNA mendukung kebutuhan digitalisasi dokumen, PT Fujitsu Indonesia meluncurkan Fujitsu ScanSnap iX1500. Scanner ini merupakan generasi lanjutan dari ScanSnap series yang menjadi produk unggulan scanner besutan Fujitsu.
Manager, Product Sales Division, PFU Asia Pacific Pte, Ltd, Sunao Takumi, mengatakan bahwa pendatang baru ini telah mengalami peningkatan dalam segi desain, fungsi, dan software dari pendahulunya yaitu ScanSnap iX500.
“Dengan melakukan beberapa peningkatan dari seri sebelumnya, ScanSnap iX1500 sangat mudah digunakan, tetap mempertahankan konsep dasar ScanSnap yaitu simpel, cepat, dan ringkas,” ungkap Sunao Takumi dalam pernyataan resminya di Jakarta, Selasa (19/3).
Menurut Sunao Takumi, ScanSnap iX1500 memiliki fitur unik yang tidak dimiliki bahkan oleh printer multifungsi sekalipun, yaitu Artificial Intelligence (AI - kecerdasan buatan).
Fitur ini memungkinkan ScanSnap iX1500 mempelajari dan beradaptasi terhadap penggunanya. Pengguna juga dapat membuat tombol sendiri dan berbagi dokumen dengan pengguna lain.
Melalui AI, kata dia, scanner ini mampu melakukan adaptasi terhadap penggunanya, yaitu mengenali dokumen, menyarankan judul dokumen, serta belajar dan berdaptasi setiap saat pengguna melakukan scanning. Scanner ini juga dapat terkoneksi secara langsung ke komputer dan smart device.
Market share
Sunao Takumi menyebut, produk scanner dari Fujitsu sudah terjual di 100 negara dan diklaim memiliki market share nomor wahid. Dia merinci, di Eropa market share produk scan Fujitsu sebesar 36 persen, di Jepang 64 persen, dan di Amerika Utara 51 persen. “Secara keseluruhan, market share kami totalnya 50 persen,” ujarnya.
Ungkapan senada dilontarkan Odi Susilo Handoko, Presiden Director PT Fujitsu Indonesia. “Di Indonesia, market share scanner Fujitsu, masih yang pertama selama 6 tahun, dan di global juga masih dominan selama 11 tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Scanner Product Manager PT Fujitsu Indonesia, Geotama Riamputra mengatakan bahwa ScanSnap iX1500 dibangun dari 3 elemen, yiatu Simplicity, Control, Collaboration.
“Kami berusaha menciptakan proses yang efisien, hanya dengan satu kali sentuh, sehingga pengguna dapat menjalankan fungsi-fungsi dasar seperti pengaturan dan konfigurasi wifi, melakukan custom profil mereka sendiri, dan berbagi dokumen yang telah di-scan ke banyak pengguna,” ujarnya.
Hasil scan bisa disimpan di hard disk, dikirim dalam attachment via email, atau disimpan di cloud service tanpa memerlukan komputer atau perangkat mobile. “Saat ini kami ada 13 partner cloud service, dan ke depan masih akan bertambah lagi,” ungkap Geotma.
Untuk pendistribusiannya, scanner yang dibanderol di kisaran harga Rp 11 juta ini akan didistribusikan ke seluruh Indonesia melalui eksklusif partner, yaitu PT Prisma Teknologi Informatika.
PT Fujitsu Indonesia menargetkan penjualan sebanyak 2.000 unit per tahun dengan target market small medium business.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/fujitsu-scansnap-ix1500.jpg)