Pikiran Rakyat Rilis TV Aplikasi Dengan Sasaran Kaum Milenial

Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita.

Penulis: | Editor: M Nur Ichsan Arief
ist
Media Pikiran Rakyat merilis tv berbasis aplikasi bernama PRTV, media tv full news yang menjadi terobosan baru di dunia media televisi di Indonesia, Minggu (17/3/2019) di Bandung. 

\WARTA KOTA, PALMERAH  -------  Media Pikiran Rakyat merilis tv berbasis aplikasi bernama PRTV, media tv full news yang menjadi terobosan baru di dunia media televisi di Indonesia.

Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita.
Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita. (ist)

"Kami ingin menjadi televisi yang kondusif dan teruptodate yang bisa disaksikan anak-anak muda millenial, pergeseran ke tv ini pasti akan terjadi dan mau tidak mau semua stasiun tv akan lari ke mobile, yang bisa didownload di playstore android yang bisa dilihat kapanpun dan di manapun", kata pencetus dan Komisaris Utama PRTV, Witjaksono di acara peresmian PRTV, Savoy Hotel, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (17/3/2019), 

"Kami punya target yakni news aplication yang dibentuk seperti entertaiment news yang akan lebih enak lebih di tonton tapi enak dilihat, juga tidak provokatif, memang kondisinya keterbatasan kita adalah fun yang belum cukup untuk kita digeber, ada beberapa yang harus di funded, kalau sudah cukup ok kita geber dan langsung besar namanya", ujarnya dalam siaran persnya yang diterima Wartakotalive.com, Senin (18/3/2019). .

Karena itu untuk membuat tv berbasis aplikasi ini, Witjaksono akan melibatkan masyarakat dalam memberikan informasi yang di lihat dan terjadi disekitarnya.

Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita.
Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita. (ist)

"Siapapun bisa jadi Citizen Journalism dan kami yang akan menyediakan ruang itu termasuk tekhnologi, sumber daya dan kualitas live streaming yang memadai ", ucapnya..

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir da turut meresmikan, mengatakan dalam sambutanya bahwa dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat dengan kemajuan di media, media bukan hanya memberitakan yang sedang terjadi tetapi juga bisa yang akan terjadi.

Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita.

"Media di jaman sekarang sudah menjadi industri yang terus berkembang, berubah jadi persaingan, siapa yang paling cepat memberitakan Itulah pemenangnya. Dan media yang utama adalah objectivitas karena media bisa mempengaruhi pandangan masyarakat", tutur JK.

Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita.
Karena itu perkembangan kedaualatan rakyat, tv menjadi kehadiran dan bukan hanya mencari berita tetapi juga bahwa berita mulai mencari kita. (ist)

Program Pikiran Rakyat TV menurut Witjaksono hampir dengan televisi nasional maupun lokal sekitar 60-70%, target berita adalah citizen jurnalizm jadi pihaknya tak menginginkan adanya wartawan-wartawan yang memang kompetensinya harus ada tulisannya tapi harus benar-benar update saat itu juga.

"Target PR tv adalah live kalau di dunia luar melihat ada seperti TV live, tapi TV kita ini fokus ke interatif antara penyiar dan masyarkat secara langsung. Dan sistem kita klik karena di seluruh dunia belum ada news aplication yang modelnya seperti ini, makanya target PRTV ini dari umur 15 sampai 40 tahun lebih banyak yang kita targetkan, kenapa luas demografi ini kalau lihat data statistik di tahun 2024 sampai 2025 itu 50-60% sudah mulai beralih ke kaum millenial yang akan pegang kendali." ungkap Witjaksono.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved