Breaking News:

Penembakan di Selandia Baru

Lilik Korban Meninggal Penembakan Selandia Baru, Ini Status FB Terakhirnya

Korban Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid, berdaskan bio-nya pada Facebook, merupakan perantau asal Medan, Sumatera Utara.

istimewa
Korban bernama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid dan senjata digunakan teroris Brenton Tarrant. 

 Sebelum kejadian penembakan, teknisi pesawat udara di Selandia baru tersebut membuat sejumlah posting-an atau status dengan Pilpres 2019 di Indonesia.

Ustaz Abdul Somad Tulis Siapa Sesungguhnya Ramahurmuzy Bikin Heboh, Netizen: Ustaz Nyindirnya Cerdas

Hotman Paris Hutapea Ungkap Satu Obsesi Hidupnya yang Belum Tercapai dengan Ustaz Abdul Somad

Senjata Pembantai Milik Brenton Tarrant Tipe AR 15 Bertuliskan Pengungsi Selamat Datang di Neraka

Paling terakhir yang bisa dilihat publik adalah posting-an tautan artikel tentang dai kondang Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym yang memuji Capres RI nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Sebagai keterangan posting-an tersebut, dia menulis, "atas saran Romi, akhirnya AA Gym dan Prabowo berada ditengah dan cerita kedekatan masa lalu mereka .........."

 

Belum diketahui, Romi siapa dimaksud dalam tulisan Lilik Abdul Hamid.

Namun, Romahurmuziy alias Romi pada beberapa hari lalu sempat jadi sorotan lantaran memaksa Aa Gym netral pada Pilpres, padahal Aa Gym telah mendukung pasangan calon tertentu.

Beberapa jam sebelum penembakan, Romahurmuziy ditangkap petugas KPK terkait kasus suap dalam pengisian jabatan di lingkup Kementerian Agama RI.

Lilik merupakan alumni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten.

Ketua Ikatan Alumni STPI Curug, Salahudin Rafi, seperti dikutip dari Kompas.com mengatakan, almarhum merupakan lulusan tahun 1983. Saat itu, STPI masih bernama Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (PLP).

"Beliau masuk tahun 1981 berarti lulus 1983. Kalau dilihat dari tahunnya, saat itu masih PLP, kaena baru berubah jadi STPI sekitar tahun 2000-an," kata Rafi ketika dihubungi Kompas.com melalui telepon, Minggu (17/3/2019).

Dari rekan-rekan sesama alumni STPI, lanjut Rafi, almarhum dikenal sebagai taruna berprestasi, hingga membawanya ke Selandia Baru sebagai teknisi di Air New Zealand. Rafi mengatakan, rekan alumni STPI Curug cukup terkejut dengan kabar meninggalnya Lilik.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved