Breaking News:

Penembakan di Selandia Baru

Brenton Tarrant Tunjukkan Simbol Ini Saat Sidang Perdana, Ini Maknanya

APARAT hukum Selandia Baru bergerak cepat memproses Brenton Tarrant (28), teroris yang membunuh 49 orang di dua masjid di Christchurch, Jumat.

ISTIMEWA
Brenton Tarrant, terdakwa pembunuh 49 orang di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, menunjukkan simbol tertentu saat menjalani sidang perdana di pengadilan setempat, Sabtu (16/3/2019). Simbol ini diyakini banyak pihak merupakan kode yang biasa dipakai kelompok supremasi kulit putih. 

Gerakan tangan dari Brenton Tarrant ini juga memunculkan rumor di media sosial.

Penyandang Dana Terduga Teroris Sibolga Diciduk, Habiskan Rp 15 Juta Belanja Kebutuhan Merakit Bom

Berkembang pertanyaan dari netizen, adakah hubungan antara Brenton Tarrant dan YouTuber populer dunia, Pewdiepie?

Sebab, sebelum memulai aksinya, Brenton Tarrant sempat meminta pendukungnya agar terus berlangganan kanal YouTube Pewdiepie.

Nah, secara kebetulan, Pewdiepie dikenal seringkali juga menunjukkan gestur tangan Ok sign di video yang dia buat.

Wiranto Jamin Tak Ada Kerusuhan Besar Jelang dan Pasca Pemilu 2019

Pewdiepie sendiri sudah tegas membantah sebagai pendukung gerakan supremasi kulit putih. Dia juga mengutuk serangan yang dilakukan oleh Brenton Tarrant.

Di persidangan perdana, hakim Paul Kellar mengizinkan awak media mengambil foto terdakwa, tetapi menginstruksikan untuk mengaburkan wajahny. Alasannya, untuk menjaga hak-hak atas persidangan yang adil.

Dua tersangka lainnya masih ditahan aparat. Saat ini, kepolisian masih menyelidiki peran terduga pelaku terorisme lainnya. Tak satu pun dari terduga pelaku aksi terorisme itu yang memiliki riwayat kriminal atau dalam daftar pantauan di Selandia Baru dan Australia.

Bahar bin Smith Ancam Jokowi: Tunggu Saya Keluar, akan Dia Rasakan Pedasnya

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, aksi sadis Brenton Tarrant yang membunuh 49 orang di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, dikecam banyak pihak.

Sehari setelah aksi teror itu, warga Australia berumur 28 tahun tersebut langsung diseret ke pengadilan setempat.

Brenton Tarrant disidang di Pengadilan Daerah Christchurch. Hakim memutuskan Brenton Tarrant bakal ditahan hingga 5 April 2019.

Pria Mirip Prabowo Subianto Ini Bikin Heboh Bandara Pekanbaru, Banyak Warga Tertipu

Halaman
1234
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved