VIDEO: Menyusuri Bioskop Grand Theater Senen yang Kumuh dan Menyeramkan

bioskop itu dibangun sejak tahun 1920-an dan menjadi salah satu tempat hiburan favorit pada tahun 1970 hingga 2000-an.

Jadwal tersebut berlaku ketika bioskop masih beroperasi. Sembari menelusuri lobi bioskop itu, Kompas.com melewati lantai berdebu dan tercium aroma ruangan yang berdebu.

Perjalanan pun dilanjutkan ke ruangan Grand 1. Kompas.com hanya bisa memasuki ruangan Grand 1 di lantai pertama lantaran ruangan bioskop lainnya telah rusak.

Sesampainya di sana, suasana gelap dan berdebu langsung menyambut.

Kompas.com harus menyalakan cahaya dari telepon genggam agar dapat menelusuri ruangan tersebut.

Ruangan Grand 1 tampak luas. Danny menyebut, ruangan tersebut dapat menampung 1.500 penonton.

"Dulu bisa menampung sampai 1.500 penonton. Kalau saya dulu bertugas di sebuah ruangan di atas kursi-kursi penonton. Bertugasnya kan sebagai proyeksionis film," ujar Danny.

Kursi-kursi penonton tampak berdebu dan tak terurus. Kayu-kayu atap ruangan juga berceceran di lantai.

VIDEO: Ketua P3 Rommy Ditangkap KPK, Begini Suasana Rumah Mewahnya di Batuampar Condet Jakarta Timur

Mesin-mesin ATM turut diletakkan berjejer di depan layar pemutaran film. Suasana mencekam menyelimuti ruangan gelap tersebut.

Tak ada suara apapun di ruangan tersebut. Perjalanan berlanjut menuju ruangan proyektor. Mesin-mesin proyektor tampak usang, berkarat, dan berdebu.

Untuk mencapai ruangan itu, Kompas.com harus melewati tangga kayu yang terdiri dari enam anak tangga.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved