Video: Ini 8 Tersangka Penggelapan dan Penadah Mobil Kredit dari Dua Kasus yang Diungkap Polisi

Ini 8 Tersangka Penggelapan dan Penadah Mobil Kredit dari Dua Kasus yang Diungkap Polisi. Dari dua kasus itu berhasil dibekuk 11 tersangka.

Video: Ini 8 Tersangka Penggelapan dan Penadah Mobil Kredit dari Dua Kasus yang Diungkap Polisi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konferensi pers pengungkapan kasus penggelapan dan penadahan mobil mewah status kredit di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/3/2019). 

Berdasar keterangan keduanya, polisi juga membekuk lima pelaku penadahan mobil lainnya yang terlibat dalam kasus ini di Surabaya, Jawa Timur.

Mereka adalah ES (39), RH (39), AY (43), El (43), dan HJ (44).

Menurut Argo, dalam kasus ini diketahui bahwa status mobil WNA Korea itu, masih dalam kredit dan pembiayaan perusahaan leasing.

Dari kasus ini pula terungkap bahwa para tersangka sudah puluhan kali melakukan penadahan mobil-mobil dalam status kredit atau objek fidusia.

"Karenanya kami selidiki dan berhasil mengamankan 53 unit mobil pribadi hasil penggelapan dan penadahan para pelaku yang semuanya dalam status kredit," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/3/2019).

Para penadah, katanya, berani membayar atau membeli mobil pribadi hasil penggelapan itu, meskipun tidak dilengkapi surat apapun.

Argo mengatakan, kasus ini bermula saat AH bertemu Dadang Iskandar dan melamar pekerjaan sebagai sopir pribadi pada 18 Desember 2018.

"Kebetulan di perusahaan tempat bekerja Dadang Iskandar yang berkantor di Menara Jamsostek sedang membutuhkan sopir pribadi untuk bosnya yang merupakan warga negara asing atau WNA asal Korea," kata Argo.

Karenanya Dadang memperkenalkan AH ke bosnya Mr Kim.

Saat itu AH juga menunjukkan SIM A dan KTP nya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved