Bom Sibolga

Terduga Teroris Sibolga Punya Empat Anak, Satu Meninggal Bareng Ibunya yang Meledakkan Diri

Saat ini, kepolisian masih berusaha mencari tiga anak lain dari Abu Hamzah.

Terduga Teroris Sibolga Punya Empat Anak, Satu Meninggal Bareng Ibunya yang Meledakkan Diri
Istimewa
Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019). 

MABES Polri mengungkapkan, terduga teroris Husain alias Abu Hamzah yang diamankan di Sibolga, Sumatera Utara pada Selasa (12/3/2019) lalu, memiliki empat anak.

Satu di antaranya yang diketahui berinisial H, telah menjadi korban ledakan dari istri terduga teroris Sibolga tersebut pada Rabu (13/3/2019) dini hari.

"Saudara AH memiliki empat orang anak. Cuma, dari TKP yang berhasil dievakuasi hanya satu potongan tubuh seorang anak kecil yang berusia 2-3 tahun," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019).

Kronologi Bom Meledak Tiga Kali di Sibolga, Istri Terduga Teroris Belum Menyerah

Saat ini, kepolisian masih berusaha mencari tiga anak lain dari Abu Hamzah. Tiga anak yang belum ditemukan itu berusia 18 tahun, 16 tahun dan 11 tahun.

"Tiga lainnya saat ini sedang dicari atas nama H berusia 18 tahun, kemudian A berusia 16 tahun, dan S berusia 11 tahun," beber mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.

Di sisi lain, tim Disaster Victim Identification (DVI) masih berupaya melakukan proses identifkasi terhadap potongan dan serpihan tubuh yang didapat di TKP.

Ini Nama 14 ABK yang Selamat dari Kebakaran KM Riki Baru di Kepulauan Seribu

Potongan tubuh itu diduga milik istri Abu Hamzah dan anaknya yang berusia 2-3 tahun.

"Hari ini tim DVI masih terus mengidentifikasi serpihan tubuh yang sudah di evakuasi dari TKP," ucapnya.

Sebelumnya, Mabes Polri menyatakan istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara, bunuh diri dengan cara meledakkan diri menggunakan bom.

BREAKING NEWS: Istri Terduga Teroris Sibolga Meledakkan Diri Pakai Bom

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, kejadian itu terjadi pada Rabu (13/3/2019) sekira pukul 02.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved