Tarif MRT Belum Ditetapkan karena Belum Disetujui DPRD DKI Jakarta

Pembahasan tarif yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan para anggota dewan lebih kepada mekanisme perundangan.

Tarif MRT Belum Ditetapkan karena Belum Disetujui DPRD DKI Jakarta
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Suasana didalam kereta MRT saat ujicoba Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase I Bundaran HI - Lebak Bulus resmi dibuka untuk masyarakat umum yang ingin menjajalnya, Selasa (12/3/2019). 

Kabar adanya perbedaan pendapat antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menjadi isu utama mengapa besaran tarif Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) belum juga ditetapkan hingga uji coba publik.

Padahal, operasional kereta cepat itu akan dibuka umum pada akhir bulan Maret 2019 mendatang.

Isu tersebut dibantah langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko.

Menurutnya, pembahasan tarif MRT yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan para anggota dewan lebih kepada mekanisme perundangan.

"Nggak, nggak, itu hanya lebih dari sebuah proses yang memang harus dipenuhi dan dilakukan jadi nggak ada isu kayak gitu," ungkap Sigit kepada wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (23/3/2019).

Dirinya menyebutkan seluruh pihak memiliki semangat yang sama dalam mensukseskan penggunaan transportasi umum. Sehingga, seluruh proses persiapan operasional MRT Fase 1 Lebak Bulus-HI tersebut dapat berjalan dengan baik.

"Kita seperti yang saya sampaikan, kan spiritnya nih sudah pembahasan di komisi C, komisi B dan Rapimgab itu kan punya sprit yang sama. Artinya kita memastikan bahwa prosesnya ini sesuai dengan ketentuan ketentuan peraturan di penuhi," ungkap Sigit.

"Kita concern kesana. Kita penuhi sama sama mereka yang mengerjakan teknis bicara perizinan kemudian bicara kontruksi di lapangan maupun persiapan operasi udah running hari pertama uji coba publik ya di laksanakan ya alhamdulillah prosesnya positif. Dan hari ini pun animo masyarakat yang mendaftar juga sedemikan besar. Dan ini kan menjadi penyemangat untuk kita semua untuk menuntaskan target target yang lain, termasuk juga tarif," jelasnya.

Dalam Pembahasan

Walau tengah dilakukan uji coba publik kereta cepat Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini belum menetapkan besaran tarif.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved