Satgas Waspada Investasi Menutup 168 Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi menutup 168 fintech ilegal dan 47 entitas yang diduga melakukan investasi ilegal.

Satgas Waspada Investasi Menutup 168 Fintech Ilegal
Tribunnews.com
Otoritas Jasa Keuangan 

Lantaran pemain payment gateway berada dalam naungan Aftech.

Langkah ini diambil lantaran asosiasi menilai langkah menutup website dan aplikasi saja tidaklah cukup.

"Tidak cukup hanya menutup website dan aplikasi, inisiatif yang kami lakukan dengan Aftech adalah membuat black list di payment gateway," kata Adrian beberapa waktu lalu.

Investasi di Bidang Peternakan Melalui Startup Kandang.in

Oleh karena fintech illegal untuk penyalurannya memanfaatkan mekanisme payment gateway, sehingga kalau hanya tutup aplikasi maka akan muncul lagi.

Adrian menilai langkah ini bisa lebih efektif lantaran sistem akan menutup mekanisme pencairan pendanaan fintech ilegal di payment gateway.

Adrian mengatakan, bila saluran pendanaan atau mekanisme penyalurannya dimatikan maka fintech ilegal tidak bisa menyelesaikan aplikasi peminjam.

"Karena semua settlement ada di payment gateway. Jadi asosiasi akan mengirimkan daftar fintech legal," kata Adrian.

Sehingga, kata Adrian, semua transaksi di luar 99 fintech legal harus diblokir.

"Kami sudah tanda tangani nota kesepakatan dengan Aftech, teknisnya akan dibahas pada minggu depan," kata Adrian.

Melirik Peluang Usaha Menu Pizza Ala Kaki Lima, Ada Pilihan Empat Paket Investasi

Bank Indonesia hingga 8 Januari 2019 telah merilis daftar penyelenggara payment gateway yang telah memperoleh izin dari bank sentral.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved